Mahasiswa Pengedar Sabu Dibekuk

Ilustrasi.

SERANG – RM alias Wahyu (21), dibekuk petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang, Senin (6/4) malam. Mahasiwa salah satu perguruan tinggi di Kota Serang ini diamankan beserta 22 paket sabu-sabu.

Wahyu disergap sekira pukul 23.00 WIB. Sebelumnya, polisi mendapat informasi transaksi jual beli narkoba di wilayah hukum Polres Serang. Tetapi, lokasi kemudian bergeser di depan Perumahan Taman Banten Lestari, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang.

“Anggota kita langsung bergerak untuk melakukan pengintaian di lokasi. Selang beberapa saat kemudian tersangka turun dari kendaraan umum sambil membawa tas ransel. Saat itulah anggota kita melakukan pengamanan terhadap tersangka dan melakukan penggeledahan,” kata Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mariyono, Rabu (8/4).

Polisi menemukan 22 paket sabu-sabu dari tas ransel milik Wahyu. Tersangka berikut barang bukti dibawa ke Mapolres Serang. Saat diinterograsi, Wahyu mengaku narkoba itu dibeli dari seseorang yang ditemui di daerah Tangerang.

“Kita mengamankan barang bukti berupa 22 paket berisi kristal bening yang diduga sabu dengan berat 10 gram dan satu buah tas ransel,” kata Mariyono didampingi Kasatresnarkoba Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Trisno Tahan Uji. 

Wahyu rencananya akan menjual satu paket sabu-sabu seharga Rp500 ribu hingga Rp750 ribu. Hasil penjualan tersebut digunakan Wahyu untuk kebutuhan sehari-hari.

Ngakunya konsumsi sabu dia sudah lama, tapi kalau menjual belum lama. Keuntungan dari menjual sabu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Mariyono.

Atas perbuatannya, Wahyu dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) jo 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman pidananya penjara selama empat tahun penjara,” tutur alumnus Akpol 2001 tersebut. (mg05/nda/ags)