Makin Panjang Belajar di Rumah, Libur SD dan SMP hingga 20 Juni 2020

0
1.023 views
Seorang siswi belajar di rumah melalui tayangan televisi. Pemkot Serang kembali memperpanjang masa belajar di rumah.

SERANG – Waktu belajar dari rumah bagi siswa sekolah dasar (SD) dan SMP di Kota Serang kembali diperpanjang hingga 13 Juli mendatang. Sementara, kebijakan bagi SMA/SMK masih menunggu perkembangan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang mengeluarkan Surat Edaran Nomor 421/1281-Dispendikbudkot/2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Kota Serang dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Dalam surat tertanggal 12 Mei 2020 itu disebutkan, pelaksanaan belajar dari rumah diperpanjang sampai dengan tanggal 20 Juni 2020. Sedangkan libur semester mulai 22 Juni sampai 13 Juli 2020 nanti.

Kepala Dindikbud Kota Serang Wasis Dewanto mengatakan, kebijakan belajar dari rumah sebelumnya akan berakhir 20 Mei nanti. “Karena beberapa pertimbangan, maka belajar dari rumah diperpanjang,” ujar Wasis, Kamis (14/5).

Ia mengatakan, kebijakan perpanjangan belajar dari rumah itu dilakukan saat ini karena ada perubahan libur lebaran serta melihat perkembangan Covid-19 yang belum landai. “Maka jauh beberapa hari sebelum libur lebaran harus diberikan info kepada guru dan orangtua supaya tidak resah,” tuturnya.

Kata dia, para siswa dijadwalkan masuk sekolah kembali tanggal 13 Juli. “Mudah-mudahan saat itu, pandemi sudah berakhir,” ujar Wasis.

Untuk teknis pembagian rapor, ia mengatakan, akan diserahkan ke kepala sekolah masing-masing dengan tidak mengabaikan aturan protokoler pencegahan Covid-19. Sedangkan, penilaian akhir semester untuk kenaikan kelas dalam bentuk tes yang mengumpulkan peserta didik tidak diperbolehkan. “Dapat dilakukan dengan bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jauh lainnya,” terang Wasis.

Berbeda dengan tingkat SD dan SMP, Plt Kepala Dindikbud Provinsi Banten M Yusuf mengaku pihaknya belum mengambil kebijakan perpanjangan belajar dari rumah untuk SMA/SMK karena aturan yang lama baru berakhir pada 29 Mei nanti. “Dalam surat terakhir, belajar dari rumah sampai 29 Mei dan masuk tanggal 2 Juni,” ujarnya.

Kata dia, apabila memang belum layak sekolah konvensional, pihaknya akan memperpanjang lagi kebijakan belajar di rumah. “Perkembangan covid berproses. Mudah-mudahan covid cepat berlalu,” tutur Yusuf. (nna/alt)