Makmurkan Masjid, ASN Harus Berjamaah

Penghafal Alquran Buka Bersama Gubernur

0
1.760 views
DARI KIRI: Wagub Andika Hazrumy, Guru Besar UIN Syarifhidayatullah M Amin Suma, Gubernur Wahidin Halim dan Ketua Harian LPTQ Banten Syibli Sarjaya duduk bersama pada acara peringatan Nuzulul Quran di Masjid Raya Al-Bantani, Kota Serang, Senin (12/6).

SERANG – Peringatan Nuzulul Quran 1438 Hijriah tingkat Provinsi Banten‎ dimanfaatkan Gubernur Wahidin Halim untuk mengajak semua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten untuk memakmurkan masjid dan rajin membaca Alquran.

Menurut‎ Wahidin, dirinya berencana mewajibkan ASN Pemprov Banten tanpa terkecuali, dari tingkatan staf hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melaksanakan salat Zuhur berjamaah di Masjid Raya Al-Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang. Dengan rencana tersebut, diharapkan bisa menjadi salah satu cara untuk memakmurkan masjid. “Saya dapat SMS (short message service) dari salah seorang ulama, yang bilang ke saya, bagaimana caranya agar memakmurkan masjid,” kata Wahidin saat memberikan sambutan pada acara peringatan Nuzulul Quran 1438 H Pemprov Banten di Masjid Raya Al-Bantani KP3B, Senin (12/6) sore.

Gubernur Banten yang akrab disapa WH ini menambahkan, untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemprov akan membuat kebijakan jam istirahat siang ASN Pemprov Banten dimajukan 30 menit dari biasanya, yakni mulai pukul 11.30 WIB. “Jadi nanti tolong disiapkan itu aturannya Pak Sekda,” kata WH sambil melirik ke Sekda Banten Ranta Suharta.

Di hadapan ribuan jamaah yang memadati Masjid Raya Al-Bantani, WH berjanji untuk turun langsung ke kantor-kantor OPD setiap jam istirahat tiba guna mengajak para ASN salat Zuhur berjamaah di Masjid Al-Bantani. “Dulu saya di Al-Azhom (Masjid Raya Pemkot Tangerang) saat menjadi Walikota Tangerang juga begitu. Alhamdulillah, gerakan itu berhasil,” ungkapnya.

Selain menyampaikan rencananya tersebut, WH juga tidak lupa menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banten yang menurutnya telah bekerja keras ‎melaksanakan tugas dalam menghimpun dan menyalurkan zakat di Banten. “Kita sama-sama tahu bahwa sesungguhnya zakat bisa diandalkan untuk menggerakkan perekonomian. Di Banten ini, dari 11 juta penduduk kalau misalnya membayar zakat Rp 30 ribu saja, sudah Rp 15 miliar yang terkumpul dan bisa digunakan untuk pemberdayaan umat,” jelas WH.

Mantan walikota Tangerang dua periode ini menyampaikan kebahagiaannya memperingati Nuzulul Quran 1438 bersama 500 anak dhuafa penghafal Alquran sekaligus buka puasa bersama.‎ “Inilah harapan-harapan umat ke depan, di tengah perkembangan teknologi masih banyak anak-anak penghafal Alquran di Banten,” aku WH.

“Masih ada 670.000 warga Banten yang miskin, ini akan kita minimalisasi dengan program-program yang ada di Pemprov Banten. Saya minta sumbangsih pemikiran dari para kiai dan ulama agar Banten jauh lebih baik dari hari ini,” tutup WH.

Hadir pada acara tersebut Wakil Gubernur Andika Hazrumy, Sekda Banten Ranta Suharta, unsur FKPD, para kepala OPD, penceramah Prof Dr Amin Suma, putra Banten yang kini menjabat sebagai Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, ‎dan ribuan jamaah.

Menyikapi rencana gubernur, Ranta Suharta mengaku segera melakukan koordinasi dengan OPD terkait untuk menyiapkan payung hukumnya. “Secepatnya akan kita kaji dan susun aturannya (pergub),” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemprov Banten bersama Baznas Banten menggelar gebyar zakat, infak, dan sedekah para pejabat di lingkungan Pemprov Banten, Senin (12/6) pagi.

Tahun ini, jumlah zakat, infak dan sedekah yang terkumpul di lingkungan pejabat Pemprov Banten pada tahun 2016 sekitar Rp 3,2 miliar. Baznas Banten menargetkan penggalangan dana zakat, infak, dan sedekah di tahun ini bisa mencapai Rp 4 miliar. (Deni S/RBG)