Mal di Kota Serang Mulai Buka Lagi

Pemeriksaan suhu tubuh pengunjung salah satu mal di Kota Serang.

SERANG – Walikota Serang Syafrudin mengingatkan agar mal di Kota Serang menerapkan protokol kesehatan saat buka kembali setelah tutup sementara di masa wabah Covid-19.

Saran itu disampaikan Syafrudin menanggapi rencana Mall of Serang kembali beroperasi efektif, Selasa (12/5) mendatang.

Kata Syafrudin, pihaknya selama ini tidak menutup operasional pasar dan mal yang ada di Kota Serang, tapi membatasi jam operasionalnya. Namun, seiring perkembangan wabah Covid-19 manajemen menutup operasional.

“Kalau mau buka, mal-mal harus menerapkan protokol kesehatan. Kita belum nutup, hanya pembatasan jadwal,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (8/5).

Syafrudin menjelaskan, manajemen mal memiliki perhitungan tersendiri mengenai jumlah pengunjung maksimal di dalam ruang belanja. Apabila, dianggap penuh dan akan membuat kerumunan, maka manajemen diharapkan tidak mengizinkan pengunjung masuk. “Kalau di dalam sudah penuh ya jangan disuruh masuk. Agar ada jarak (physical distancing-red) di dalam area belanja,” katanya.

Syafrudin pun meminta masyarakat yang hendak berbelanja memenuhi kebutuhan Idul Fitri agar tetap menjaga kesehatan. Secara keseluruhan harus mengikuti anjuran pemerintah yaitu tetap menjaga jarak. “Kami meminta masyarakat tetap menjaga jarak dan waspada. Karena memang kondisi seperti ini membutuhkan kesadaran bersama,” terangnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdaginkop dan UKM) Kota Serang Yoyo Wicahyono mengatakan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi mal yang tetap beroperasi. Seperti adanya tempat cuci tangan atau anti septik, thermo gun, imbauan wajib pakai masker bagi pengunjung.

“Jadi yang tidak pakai masker tidak boleh masuk ke mal. Makanya kemarin kita tegur,” katanya.

Kemudian, kata Yoyo, pengunjung mal tidak boleh berdesakan. Jika pengunjung sampai membludak, maka pihak manajemen harus memberlakukan penerapan bergiliran untuk masuk ke mal. “Kalau penuh stop dulu. Tidak boleh berdesakan. Jadi kalau penuh baiknya menunggu di luar, karena ruangan ber AC lebih berbahaya karena udaranya berputar di ruangan saja. Satu saja aja yang kena bisa langsung kena semua. Berbeda kalau di ruangan terbuka,” jatanya.

“Saya juga mengimbau kepada beberapa gerai tempat makan di mal untuk mengikuti imbauan Walikota yakni mulai beroperasi pukul 16.00 WIB,” pungkasnya. (Fauzan D)