Mandalawangi Daerah Terparah Dampak Gempa

PANDEGLANG – Di Kabupaten Pandeglang, wilayah Kecamatan Mandalawangi merupakan yang terparah terdampak gempa. Camat Mandalawangi Entus Bakti mengatakan, ada 81 rumah yang rusak di wilayahnya.

“Untuk menentukan berapa jumlah rumah yang rusak berat perlu ada tim penilaian dari bagian konstruksi karena banyak rumah yang kondisinya berpotensi ambruk akibat gempa ini,” katanya, Minggu (4/8).

Entus memastikan, kebutuhan logistik berupa pangan dalam kategori kondisi aman. “Karena selain bantuan pangan sudah berdatangan, tingkat sosial masyarakat Mandalawangi juga terhitung tinggi. Jadi, para korban yang rumahnya rusak berat mereka mengungsi pada tetangga dan keluarga terdekat. Jadi, alhamdulillah untuk kebutuhan pangan para korban masih aman,” katanya.

Babinsa Desa Panjangjaya, Koramil Mandalawangi, Sertu Agus Sadiyin menyatakan, ia bersama sejumlah anggotanya sejak Jumat (2/8) malam sudah di lokasi korban bencana gempa untuk mendata kerusakan dan kerugiannya.

“Di Desa Panjangjaya ada 36 rumah warga yang rusak, sedikitnya ada sembilan rumah yang rusak berat dan butuh bantuan perbaikan pembangunan ulang,” katanya.

Warga Kampung Karoya, Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalawangi, Karim mengaku, saat ini kehilangan tempat tinggal karena rumahnya ambruk akibat gempa. Saat ini, bersama ketiga anggota keluarganya tinggal di rumah saudara terdekat.

“Sementara ngungsi, Pak. Rumah kami hancur,” katanya.

Karim berharap dapat segera memiliki rumah baru untuk tinggal keluarganya. “Saya harap ada bantuan untuk membangun rumah baru,” kata Karim, seorang buruh tani. (her/air/ira)