Mangkrak 18 Tahun, Dermaga IV Diresmikan

0
352 views
Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi (kanan) didampingi Dirut ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi, Walikota Cilegon Edi Ariadi, dan Kapolda Banten Irjen Fiandar seusai meresmikan Dermaga IV Pelabuhan Merak, Kota Cilegon kemarin.

CILEGON – Setelah mangkrak 18 tahun, Dermaga IV Pelabuhan Merak, Kota Cilegon,  akhirnya diresmikan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Senin (12/10).

Awalnya Dermaga IV dibangun pihak swasta namun, pembangunan tak kunjung dilanjutkan. Tak hanya itu, ASDP dengan pihak swasta beberapa tahun itu tidak menemukan kesepakatan tentang dermaga. Baru  pada 2019 kesepakatan itu tercapai sehingga proses pembangunan dilaksanakan.

“Proses pembangunan berlangsung selama satu tahun, sesuai dengan perencanaan,” ujar Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi  seusai peresmian.

Biaya pembangunan Dermaga IV di Pelabuhan Merak dan di Pelabuhan Bakauheni Lampung menghabiskan anggaran Rp379 miliar. Dengan pembangunan dermaga itu, jumlah trip di jalur Pelabuhan Merak dan Bakauheni bertambah dari 140 trip menjadi 160 trip per hari.

Tak ada perbedaan pelayanan antara Dermaga IV dan dermaga lain yang sebelumnya sudah ada. Dermaga itu melayani seluruh kelas penumpang. Dengan aktifnya dermaga tersebut, ada enam dermaga reguler dan satu dermaga eksekutif yang beroperasi di pelabuhan.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menjelaskan, dengan tambahan dermaga diharapkan pelayanan serta keamanan penyeberangan semakin membaik. Ia berharap keberadaan fasilitas baru itu disambut pengusaha dan asosiasi dengan peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa pemyeberangan.

Ia juga berharap dengan dermaga baru bisa memperlancar lalu lintas penyeberangan di rute Merak-Bakauheni. “Jadi 1.500 kendaraan dalam satu hari bisa terangkut,” ujar Budi.

Turut hadir dalam peresmian Kapolda Banten Irjen Fiandar, Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi, GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Hasan Lesy, GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Lampung Solikin, dan Walikota Cilegon Edi Ariadi. (bam/alt)