Mantan Kades Pudar Segera Diadili

Net. ILUSTRASI
Net. ILUSTRASI

SERANG – Mantan Kepala Desa (Kades) Pudar, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Jaed Muklis bakal segera diadili. Menyusul dilimpahkannya berkas perkara tersangka dugaan korupsi dana Desa Pudar tahun 2016 itu ke Pengadilan Tipikor Serang, Kamis (17/10).

Perkara dugaan korupsi berawal dari kecurigaan warga atas proyek fisik yang didanai oleh alokasi dana desa (ADD) Desa Pudar. Proyek itu diduga tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB). Penggunaan dana desa juga dituding tidak transparan.

Kecurigaan warga bertambah kuat setelah dilakukan audit oleh Inspektorat Kabupaten Serang. Inspektorat Kabupaten Serang menemukan dana ratusan juta rupiah yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.  

Dugaan penyelewengan juga terjadi pada dana bagi hasil pajak daerah dan bagi hasil retribusi Desa Pudar. Pada Desember 2017, Desa Pudar menyetor dana bagi hasil tersebut sebesar Rp132,054 juta. Dari jumlah tersebut, Jaed Muklis diduga mengambil uang sebesar Rp102,100 juta untuk keperluan pribadi. “Jadwal sidangnya sudah keluar, Selasa (22/10) depan,” kata Kasi Pidsus Kejari Serang Sulta Donna Sitohang, Jumat (18/10).

Penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Serang menjerat Jaed Muklis dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor. Sesuai hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), negara dirugikan sebesar Rp365.145.848.

Jumat (4/10), berkas perkara tersangka dilimpahkan penyidik ke Kejari Serang. Jaed yang sebelumnya telah ditahan diputuskan kembali ditahan oleh penuntut umum Kejari Serang. Jaed Muklis dijebloskan ke Rutan Kelas II B Serang. “Dilakukan penahanan terhadap yang bersangkutan,” kata Sulta. (mg05/nda/ira)