Mantan Napi Teroris Mengaku Diburu Kelompok ISIS untuk Dibunuh

0
82
Sofyan Tsauri mantan narapidana kasus terorisme. Foto : Sachril Agustin/JawaPos.com

DEPOK – Hidup di penjara begitu keras. Apalagi, jauh dari keluarga, saudara, dan teman-teman sekitar. Bila hidup di penjara, narapidana akan terisolasi dari dunia luar.

Hal ini pernah menimpa Sofyan Tsauri. Ia adalah mantan narapidana dari kasus teroris dahulu. Hidup di penjara tak membuatnya aman. Ia mengaku, saat dipenjara, dirinya pernah diracun.

“Sebenarnya sejak dari dalam penjara, sudah ada upaya pembunuhan kepada saya. Saya pernah dua kali diracun,” katanya, saat ditemui di rumahnya, Depok, Selasa (29/5), dikutip dari JawaPos.com.

Ia menjelaskan, dirinya diracun dua kali pada 2012 dan 2015. Di kala itu, Sofyan mengungkapkan bahwa makanannya telah diberi racun. “Saya pernah dua kali diracun dan alhamdulillah masih selamat. Pas diberikan makan itu saya diracun, yaitu di tahun 2012 dan 2015. Alhamdulillah, saya tidak kenapa-kenapa, hanya sakit saja,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Sofyan membeberkan bahwa saat ini ia lebih proteksi dan terkesan menutup diri. Sebab, lanjutnya, dirinya sedang diburu oleh sekelompok ISIS.

“Saya juga menjadi lebih proteksi karena sekarang saya sedang dicari sama anak-anak ISIS. Nanti akan saya share, bahwa ada upaya pembunuhan kepada saya. Salah satu hal ini yang menyebabkan saya lebih ketat dalam menerima tamu, memberi tau lokasi tempat tinggal dan sebagainya. Kenapa? Karena bisa saja bohong kan yang ingin berkunjung,” kata Sofyan.¬†(sab/JPC/JPG)