Nama Mario G Klau membuat heboh The Voice 2016. Cowok 17 tahun ini sukses menjadi juara pertama dalam ajang pencarian bakat tersebut.

Kontestan dari Team Kaka ini berhasil mengungguli tiga kontestan perempuan. Yakni, Sekar Teja dari Team Judika, Fitri Novianti dari Team AgnezMo, dan Nina Yunken dari Team Ari Lasso.

Mario G Klau merupakan cowok asal Kupang. Bakatnya sebagai penyanyi dimulai dari kafe ke kafe. Sejak kelas 2 SMP, Mario sudah mengikuti lomba menyanyi di berbagai kompetisi lokal. Dia juga pernah ikut serta dalam bintang radio.

Pada 2016, Mario memutuskan untuk ikut audisi The Voice Indonesia 2016. Tampil di Blind Audition The Voice Indonesia, dia meyanyikan lagu To Love Somebody milik Bee Gees. Tekad dan kualitasnya mengantarkan sebagai pemenang tahun ini.

Grand final The Voice Indonesia 2016 usai digelar pada Senin (20/6) malam di Studio 14 RCTI. Penyanyi pria satu-satunya, Mario G Klau keluar sebagai pemenang.

Mario G Klau tampil menawan lewat dua lagu yang dibawakan dalam grand final. Aksi garangnya membawakan lagu Rock N Roll milik band rock legendaris Led Zeppelin mendapat pujian dari empat coach.

Termasuk pada lagu kedua yang dibawakan yakni lagu Cinta Pertama dan Terakhir milik si cantik Sherina. Dua lagu yang dibawakan itu membuatnya mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Mario pun menang voting.

“Bersyukur bisa menang. Aku sebelumnya fokus lebih ke persiapan kesehatan sebab penampilan malam ini cukup ekstrem banget,” ujar Mario G Klau, seperti dilansir Jawa Pos.

Pria asal Kupang ini mengaku bangga atas prestasi ini. Mario tidak bisa menyembunyikan kebahagiannya saat namanya disebut sebagai juara The Voice Indonesia 2016.

Air mata bahagia pun menetes dari matanya. Kemenangan ini dia persembahkan untuk orang tuanya.¬†“Saya ingin membanggakan orang tua dulu dan berencana menggelar konser di Nusa Tenggara Timur (NTT),” kata Mario.

Berkat kemenangan ini cowok 17 tahun itu berhak mendapat uang tunai Rp100 juta, satu unit kendaraan roda empat, asuransi jiwa senilai Rp 1 miliar, dan paket liburan ke Inggris.

Kemenangan Mario tidak lepas dari peran coach Kaka yang berhasil mendidiknya. Vokalis grup band Slank itu mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang mendukung Mario di The Voice Indonesia 2016.

“Kami sebagai coach hanya memoles, mengkilatkan bakat mereka yang memang sudah ada. Saya membuat Mario agar menjadi dirinya sendiri, tidak menjadi penyanyi lain,” ujar Kaka.

Pelantun Terlalu Manis itu berharap Mario akan bersinar di industri musik Tanah Air.

“Keluar dari The Voice Indonesia, Mario bukan lagi menjadi penyanyi NTT, tapi penyanyi Indonesia,” imbuhnya. (ded/JPG)