SERANG – Pasangan capres 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin tidak ingin hasil perolehan suara Pilpres 2014 di Banten terulang kembali pada Pilpres 2019. Calon petahana ini meminta relawannya bekerja ekstra keras untuk memenangkan pertarungan di Banten.

Hampir sebulan ini, cawapres Ma’ruf Amin sudah lebih tiga kali datang ke Banten. Bahkan, pada gelaran Santri-Fest, Sabtu (23/3), mantan Ketua Rois Am PB Nahdlatul Ulama kembali menyambangi Banten.

Setelah tadi pagi menyampaikan tausiah dalam acara harlah Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Tangerang, Ma’ruf Amin langsung datang ke agenda silaturahmi bersama para kiai Banten di sebuah hotel di Kota Serang.

Dalam sambutannya saat silaturahmi bersama para kiai, Ma’ruf Amin kembali menegaskan kalau orang Banten tidak dukung orang Banten namanya keterlaluan.

“Wong Banten ore milih wong Banten kebineu-bineu (orang Banten tidak milih orang Banten keterlaluan,” katanya disambut tepuk tangan para kiai yang hadir, Sabtu (23/3).

Dikatakan Ma’ruf Amin, meskipun nantinya di nasional menang tetapi kalau di tanah jawara kalah, itu memalukan santri. Sebab yang maju ini santri dari Banten. “Kalau kalah malunya para santri. Ngaku beh wong Banten, pemilihan celeketek keleh (Ngaku aja orang Banten pas pemilihan tau-tau kalah – Red). Indonesia menang, kalau Banten kalah isin,” tegasnya.

Dia berharap kepada para kiai yang datang untuk benar-benar mendukung dirinya sebab ini akan menjadi sebuah era baru saat kiai bisa menjadi wakil presiden. (Ken Supriyono)