SERANG – Wakil Ketua Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Marzuki Alie mengecam sikap Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang mendukung pasangan Jokowi-JK. Pasalnya dukungan Ruhut tersebut tidak sejalan dengan mayoritas kader Demokrat yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta.

Selain itu, Marzuki menilai Ruhut sebagai orang yang banyak diuntungkan Partai Demokrat. “Ruhut ini kan orang baru di Demokrat, baru masuk 2005. Waktu itu belum jadi apa-apa, baru di departemen (pengurus) kok. Dia ikut menikmati kebesaran Partai Demokrat, jadi belum apa-apa sudah merasa hebat di Demokrat,” jelas Marzuki Alie usai meresmikan deklarasi tim pemenangan Prabowo-Hatta di Banten, Senin (23/6/2014).

Padahal, kata Marzuki, mayoritas kader Demokrat sudah berjuang membesarkan Partai Demokrat sejak 2002. “Jadi jangan membawa-bawa ya nama Demokrat pada saat dia diuntungkan oleh Partai Demokrat. Ini memprihatinkan kita semua,” paparnya.

Walau begitu, Marzuki Alie tetap menghargai keputusan Ruhut sebagai pribadi untuk mendukung Jokowi-JK. “Silahkanlah sebagai pribadi dia berjuang di kelompok yang lain. Di mana-mana juga ada perpecahan pilihan di era demokrasi ini. Tentunya ini sikap pribadi masing-masing,” katanya.

Dikatakan Marzuki, seluruh kader Partai Demokrat, baik pengurus pusat dan organisasi sayap mendukung sepenuhnya Prabowo-Hatta.

Ditanya mengenai wacana sanksi atau pemecatan terhadap Ruhut Sitompul, Marzuki Alie belum mau berbicara ke arah itu. “Saya kira kita hargai saja di era demokrasi ini sikap pribadi. Karena partai netral, kita mau berbenah diri. Tapi sebagai warga masyarakat kan kita tentu menentukan sikap harus memilih,” imbuhnya. (Wahyudin)