Masa Percobaan Jalur Sepeda

0
714 views
Para peserta Sosialisasi Jalur Sepeda Kota Serang berfoto di tengah acara. Antara lain Kadishub Kota Serang H Maman, Kang Ola, Kang Dwi, dan Prayuda di Pisang Mas, Kota Serang, Minggu (23/8).

SERANG –  Dua pekan terakhir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang menyosialisasikan penggunaan jalur sepeda sementara. Kegiatan tersebut memanfaatkan pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Alun-alun Kota Serang.

Minggu (23/8) sosialisasi diikuti ratusan pesepeda dari Serang dan Kota Cilegon. Jalur sepeda dimulai pukul 06.00 sampai jam 10.00 WIB dengan memanfaatkan bahu jalan sebelah kiri di jalur protokol dari jalan Veteran, Jenderal Ahmad Yani, Jenderal Sudirman, berputar balik ke arah Alun-alun di Taman Patung Tugu Debus.

Kepala Dishub Kota Serang, Maman Lutfi mengatakan, penerapan jalur sepeda saat ini masih masuk tahap sosialisasi. Dimana, untuk melihat kesiapan dan ketaatan para pengguna kendaraan roda dua dan empat untuk menghormati jalur khusus pengguna sepeda. “Ini kita berlakukan dan kita sesuaikan dengan jam CFD dari jam 06.00 WIB sampai jam 10.00 WIB setiap hari minggu. Masih dalam tahap sosialisasi, jalur sekarang menggunakan bahu jalan yang pengamanannya menggunakan kerucut,” ujarnya kemarin.

Maman mengatakan, selama dua pekan masa sosilasisasi, ia mengklaim respons masyarakat cukup baik. Banyak komunitas sepeda yang datang dari luar daerah, seperti Pandeglang dan Kota Cilegon. “Ini memang masih banyak kekurangan untuk pengamanannya, khususnya dari kerucut itu, akan kita upayakan lagi kedepannya karena itu bagian pengamanan keselamatan bersepeda,” katanya.

“Sosialisasi ini agar pengguna jalan lainnya, agar ketika hari Minggu itu tidak ada juga yang parkir di bahu jalan karena akan ada jalur sepeda,” tambah Maman.

Maman mengaku hingga kini pemerintah memang belum memberikan fasilitas jalur sepeda bagi warganya. Maman mengklaim Walikota Serang bakal memberlakukan jalur sepeda secara resmi, bila terbukti efektif.  “Memang belum diberikan ruang oleh pemerintah masalah jalur sepeda ini, makanya kita adakan inovasi ini,” katanya.

Salah seorang anggota komunitas sepeda Kota Serang, Muhammad Kholani (36), menyambut baik rencana pembuatan jalur khusus pengendara sepeda. Penerapan jalur sepeda menurutnya dapat mengurangi angka kecelakaan pengendara sepeda di jalanan Kota Serang. “Sangat berterima kasih jika memang pemkot merencanakan itu (jalur sepeda). Semoga dengan rencana tersebut bisa mengurangi angka kecelakaan pengguna sepeda di jalan,” katanya.

Kata dia, dengan adanya jalur khusus, akan membuat tenang setiap pengguna sepeda untuk berlalu-lalang di Ibukota Provinsi Banten. “Jadi semakin tenang, jadi enggak repot karena kita punya jalur sendiri. Harapannya semoga benar-benar terealisasi,” tandasnya. (fdr/nda)