Masa Tenang, Panwaslu Cilegon Kesulitan Awasi Kampanye di Medsos

0
402 views
ilustrasi

CILEGON – Ketua Panwaslu Kota Cilegon Sihabudin, mengaku kesulitan mengawasi bentuk kampanye terselubung bagi pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten yang beralih ke media sosial (medsos) pada masa tenang saat ini, yang kebanyakan menggunakan akun palsu.

“Iya itu sebenarnya karena kemajuan teknologi. Tetapi itu seharusnya dilakukan oleh website yang terdaftar dan resmi, kalau mereka yang melakukan akan kita tindak. Tetapi yang tidak resmi karena ini dunia maya, ya kita akui agak sulit,” ujar Sihabudin saat dihubungi Radar Banten Online melalui telepon seluler, Selasa (14/2).

Dijelaskannya, Panwaslu Kota Cilegon belum mampu untuk menjangkau pada pemeriksaan media sosial yang mengkampanyekan pasangan calon gubernur dan wakil gubernurnya. Namun demikian, langkah yang diambil oleh Panwaslu Cilegon adalah bersifat imbauan agar warga Cilegon tidak melakukan segala bentuk kampanye melalui media sosial sejak memasuki masa tenang pada 12, 13, hingga 14 Februari hari ini.

“Itu keterbatasan kita. Mana mungkin kita memeriksa ini akunnya siapa dan dari mana. Kita hanya melakukan imbauan kepada semua stakeholder untuk menyampaikan ini telah masa tenang, jadi jangan ada lagi kegiatan yang mengkampanyekan karena itu bisa ada pidananya,” katanya.

Sementara itu, Ketua PAC Citangkil PDIP Kota Cilegon Rudi mengungkapkan, masih menemukan beberapa akun media sosial yang mengkampanyekan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari lawan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung oleh partainya.

“Banyak. Tapi itu kan masing-masing pihak. Mereka mempunyai hak untuk hak pilihnya masing-masing. Jadi kita juga tidak bisa membatasi karena yang namanya multimedia itu kan jangkauannya luas,” tuturnya. (Riko)