Masalah Gaji Guru Honorer SMA di Pandeglang Selesai

0
1.259 views
Penjabat (Pj) Sekda Pemkab Pandeglang Fery Hasanudin (tengah) didampingi Kepala Dindikbud Kabupaten Pandeglang Salman Sunardi (kiri) dan Kepala BKD Kabupaten Pandeglang Ali Fahmi Sumanta (kanan) dalam rapat koordinasi membahas permasalahan guru honorer SMA, kemarin.

PANDEGLANG – Ratusan tenaga honorer sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Pandeglang akhirnya bisa bernapas lega. Pemkab Pandeglang menjanjikan akan membayar gaji mereka setiap bulan selama setahun, dialokasikan dari APBD Kabupaten Pandeglang 2017 yang nilainya Rp3 miliar.

Demikian hal itu terungkap dalam rapat koordinasi yang digelar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Fery Hasanudin bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Salman Sunardi, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Ali Fahmi Sumanta, dan perwakilan guru honorer SMA di aula Dindikbud Kabupaten Pandeglang, kemarin.

Ditemui usai rapat koordinasi, Pj Sekda Pemkab Pandeglang Fery Hasanudin memastikan persoalan gaji untuk guru honorer SMA sudah selesai. Solusinya, dibayar Pemkab dari APBD. “Tapi hanya satu tahun. Kalau tahun berikutnya mau digaji lagi oleh Pemkab maka mereka (para honorer-red) harus siap pindah mengajar ke SMP,” katanya.

Permintaaan agar para honorer segera pindah mengajar ke SMP, kata Fery, sebetulnya sudah pernah disampaikan Dindikbud. Akan tetapi, mayoritas tenaga honorer SMA itu memilih untuk tetap bisa mengajar di SMA. “Alasan para honorer enggan dipindah ke SMP, karena sertifikasi yang dimiliki mereka adalah guru SMA. Mereka mengeluhkan soal permintaan pemindahan itu, terlebih jam mengajar dan materi di SMP sudah penuh,” katanya.

Menurut Fery, selain kesiapan mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar, Pemkab juga akan membuat surat ke Pemprov Banten terkait kelanjutan nasib pada honorer SMA itu. “Dasarnya, kita (Pemkab-red) memohon agar mereka (honorer-red) bekerja di SMA dan SMK dengan syarat semuanya dibebankan ke provinsi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dindikbud Kabupaten Pandeglang Salman Sunardi mengatakan, untuk sementara Pemkab tetap memberikan gaji untuk para honorer. Soalnya, kata dia, para honorer memiliki SK Bupati dan masih dianggaran oleh APBD Kabupaten Pandeglang. “Hanya permasalahannya, status TKK ini kan sudah kewenangan Pemprov Banten, meskipun mereka bekerja di Kabupaten Pandeglang. Seharusnya, yang membayar mereka adalah Pemprov Banten. Tapi, untuk sementara kita tetap anggarkan dari APBD untuk memberikan gaji kepada para honorer,” katanya. (Adib F/Radar Banten)