Akses jalan menuju Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) di Kecamatan Ciruas.

SERANG – Pemkab Serang belum menyelesaikan proses pembebasan lahan untuk pembangunan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) di Kecamatan Ciruas dan Kecamatan Kragilan.

Wakil Bupati Pandji Tirtayasa mengatakan, pembangunan puspemkab membutuhkan lahan seluas 45 hektare. Saat ini, masih ada 17 hektare lagi yang belum dibebaskan. “Anggaran yang tersedia untuk pembebasan lahan tahun ini Rp52 miliar, masih ada 17 hektare lagi yang belum dibebaskan,” katanya kepada Radar Banten di ruang kerjanya, Senin (4/3).

Pandji mengatakan, karena masih banyak lahan yang belum dibebaskan, tahun ini pihaknya belum bisa melakukan pembangunan fisik (gedung) puspemkab. Pembangunan fisik baru bisa dilakukan tahun depan.
“Kita juga tahun ini akan membangun akses jalannya dulu di sekitar kompleks puspemkab, supaya nanti saat membawa bahan material pembangunannya mudah,” pungkasnya.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Gedung Pemerintahan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang Widi Ardiansyah mengatakan, pembangunan fisik gedung puspemkab akan dimulai tahun depan.

“Gedung pemerintahan ada empat kompleks, satu kompleksnya ada enam gedung. Setiap satu kompleks perkiraan membutuhkan anggaran Rp40 miliar,” katanya. (Abdul Rozak)