CILEGON – Kepala Bagian Pengendalian dan Program (Dalprog) Setda Kota Cilegon Syafrudin mengatakan hingga pertengahan triwulan pertama ini, masih ada SKPD Pemkot Cilegon yang belum mengajukan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP). Padahal Pemkot berharap adanya percepatan program prioritas tahun 2015 ini jelang berakhirnya masa jabatan Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi.

“Memang dalam Inpres Nomor 1 tahun 2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa itu tidak ada batas waktu sampai kapan dokumen RUP itu terakhir diserahkan. Tapi, kita sudah melakukan imbauan ke SKPD untuk segera menyerahkan dokumen RUP agar dapat segera dilelangkan, setelah mendapat kode RUP dari kita,” ujarnya kepada radarbanten.com, Senin (16/2/2015).

Dikatakan, dari 39 SKPD yang ada, beberapa SKPD dintaranya yang belum menyerahkan RUP itu antara lain Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Cilegon. “Saya tidak tahu kendalanya di mana. Padahal di setiap SKPD itu sudah ada adminnya masing masing yang bertugas khusus menginput paket pengadaan ke sistem di LPSE,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Pemeliharaan Bidang Bina Marga DPU Kota Cilegon Bachrudin membenarkan belum tuntasnya RUP di DPU Cilegon. “RUP kita memang belum diserahkan. Soalnya penyusunan RUP itu tidak gampang, kita harus mendata harga satuan dulu dan lain sebagainya,” katanya. (Devi Krisna)