Masih Ada Tradisi Gotong Royong di Ciaraginggang

PULO AMPEL – Pemerintah Desa Kedungsoka, Kecamatan Pulo Ampel, telah mendaulat RW 05, Kampung Ciaraginggang, untuk mengikuti Lomba Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019. Alasannya, tradisi gotong royong masih dipegang oleh warga kampung ini.

Nasrullah, staf Pemerintah Desa Kedungsoka, mengakui jika pihaknya belum secara resmi mendaftarkan lingkungan RW 05, Kampung Ciaraginggang. Kesibukan staf desa menghadapi pemilihan Kepala Desa Kedungsoka menjadi penyebab.

“Kita mengusulkan Kampung Ciaraginggang (ikut perlombaan-red) karena budaya gotong royong yang masih kental. Selain itu, alamnya masih alami, termasuk pemandangannya yang indah, karena berada di kaki Gunung Gede,” jelas Nasrullah saat ditemui jurnalis Banten Raya TV (grup Radar Banten), Senin (7/10).

Ketua RT 17 RW 05, Kampung Ciaraginggang, Mastari membenarkan jika budaya gotong royong di kampungnya rutin dilakukan warga setiap hari Minggu. “Biasanya, kita membersihkan drainase dari tumpukan sampah agar tidak tersumbat. Membersihkan jalan ke tempat pemakaman umum dan tempat ibadah,” terangnya.

Pengurus dan warga RT 17, ujar Madsari, telah sepakat menghijaukan halaman rumah masing-masing. Kegiatan ini tengah berjalan.

“Ronda untuk menjaga keamanan sudah tercipta di Ciaraginggang, termasuk selalu berkoordinasi dengan babinsa dan bhabinkamtibmas Kecamatan Pulo Ampel,” tuturnya soal keamanan lingkungan di Ciaraginggang.(jay/ang/don)