Masih Banyak Warga Kota Serang yang Belum Tahu ‘Rabeg’

SERANG – Masyarakat Kota Serang masih banyak yang belum mengetahui aplikasi Reaksi Atas Berita Warga (Rabeg), yang diluncurkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Serang, Sabtu (17/3). Masyarakat pun banyak yang belum mengetahui cara penggunaan aplikasi yang bisa diunduh di Google Play Store ini.

Dodi Aksyah, warga Perumahan Persada Banten mengatakan, masyarakat belum semuanya mengetahui adanya aplikasi Rabeg ini. Menurutnya, Diskominfo perlu menyosialisasikan secara intens kepada masyarakat.

“Agar masyarakat Kota Serang tahu (Rabeg-red) itu untuk aduan masyarakat. Dari kemarin, baru beberapa yang mengadukan, aduan-aduan belum banyak,” kata dia kepada Radar Banten Online, Selasa (20/3).

Menurutnya, dengan adanya aplikasi Rabeg ini masyarakat bisa terbantu. Dengan arus informasi yang semakin cepat, masyarakat bisa mengadu atau memberi saran dan kritik ke Pemerintah Kota Serang cukup melalui aplikasi Rabeg. “Sebelum ada Rabeg, agak sulit mau mengadu kemana. Banyak yang mengadu jalan rusak, jalan kalau hujan sebentar banjir, karena drainase tidak baik. Sebagian ada yang direspons Pemkot, itu bagus sekali,” tuturnya.

Lusi, warga Kecamatan Walantaka, tidak mengetahui aplikasi pengaduan untuk masyarakat Kota Serang. “Kayanya pernah dengar, tapi enggak tahu. Belum pernah download juga. Saya juga tidak tahu fungsinya apa,” terangnya, Selasa (20/3).

Aplikasi Rabeg ini memiliki fitur login via akun email, Facebook dan Google. Sayangnya, saat Radar Banten Online sudah mendaftar dan melakukan aktivasi, dan memasukkan nama berikut password dengan benar, namun aplikasi Rabeg ini susah untuk masuk. Apalagi menggunakan fitur laporan pengaduan.

Diketahui pada aplikasi Rabeg, Selasa (20/3), baru ada 76 laporan pengaduan. Sebanyak 52 laporan telah selesai direspon, 15 pengaduan dalam proses dan 9 pengaduan dalam proses menunggu respon. Pengaduan ini menunjukkan data sirkulasi antara Januari sampai Maret 2018. Pada aplikasi ini juga tertera sebanyak 452 warga net sudah bergabung di Rabeg.

Kepala Dinas Kominfo Kota Serang Hamsin saat ditemui di Hotel Ultima Horison Ratu, Kota Serang, Selasa (20/3) mengatakan, Rabeg merupakan aplikasi yang baru melewati masa transisi. Ia tidak menampik banyak masalah ketika akan menggunakan aplikasi ini. Masalah yang sering terjadi, susahnya untuk masuk atau login pada Rabeg.

“Sepertinya, memang ada satu langkah yang mungkin mereka tidak tahu. Jadi pertama, akses buka Rabeg itu kita link dengan webnya Kota Serang terus kedata, nanti harus jelas mempunyai identitas, KTP Kota Serang,” terangnya.

Ia juga melihat banyak pengaduan dari masyarakat bukan warga Kota Serang, yang mengadukan soal infrastruktur di luar Kota Serang. Padahal, aplikasi ini dikhususkan untuk masyarakat Kota Serang. “Kalau di luar Kota Serang kami tidak bisa merespon, tapi kalau masih di Kota Serang kami merespon. Aplikasi ini pada dasarnya sudah lengkap, ramah. Masyarakat yang tidak tahu Rabeg dan cara penggunaannya, bisa bertanya ke teman yang sudah berhasil masuk atau login. Bisa juga datang ke kantor. Kami silakan kalau perlu melatih sampai bisa, kami punya operator. Setiap OPD juga ada operator yang bisa menindaklanjuti,” pungkasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)