Masih Dolbon, Enam Kampung di Kota Serang Jadi Sasaran Sanimas

Walikota Serang Syafrudin menandatangani prasasti peresmian Sanimas di Kampung Tembong Masjid, Kelurahan Tembong, Cipocokjaya, Rabu (13/3).

SERANG – Enam kampung di Kota Serang jadi sasaran program sanitari berbasis masyarakat (sanimas). Program ini upaya Pemkot Serang dalam mengatasi persoalan kebiasaan masyarakat yang masih buang air besar di kebun (dolbon).

Keenam kampung yaitu Kampung Tembong Masjid Kelurahan Tembong; Kampung Sa’adiyah Kelurahan Warungjaud; Kampung Ciparelor, Kelurahan Bendung; Lingkungan Pasangrahan Masjid, Kelurahan Walantaka; Lingkungan Simangukecil, Kelurahan Pageragung; dan Kampung Unyur, Kelurahan Unyur.

Peresmian Sanimas perdana dilalukan di di Kampung Tembong Masjid, Kelurahan Tembong, Cipocokjaya, Rabu (13/3) . “Jadi, jangan berbagga hati dulu. Kami tentukan lokasi ini yang maksudnya Kampung Tembong Masjid jangan sampai kumuh, buang air ke mana-mana. Kemudian drainasenya berantakan,” kata Syafrudin yang disambut gelak tawa hadirin.

Kata Syafrudin, diresmikan Sanimas agar masyarakat memanfaatkan secara baik. Tidak ada lagi kebiasaan kurang baik yang selama ini masih terjadi. Apalagi, Kota Serang berstatus Ibukota Banten dan sudah menginjak usia ke-11 tahun.

“Ini semua agar lingkungannya bersih, indah, bagus. Napik sampai subuh-subuh nongkrongnya di lapangan, masa kita sudah di kota masih suka nongkrong di lapangan (buang air sembarangan-red),” cetusnya.

Setelah dibangun dan diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat, Syafrudin meminta agar dipelihara. Yang lebih penting, masyarakat mengubah kebiasaan buruknya. “Kita malu keberadaan (kumuh) seperti itu. Jadi, tolong dirawat, jangan malah diacak-acak,” cetusnya. (Ken Supryono)