Masjid Pusat Logistik Covid-19, Mulai Serahkan Bantuan

SERANG-Gerakan masjid sebagai posko logistik Covid-19 semakin menemukan momentumnya. Mereka terus menyalurkan logistik kepada warga terdampak Covid-19.

Yang terbaru pada Senin (27/4) bertempat di Masjid Miftahussa’adah, Grand Serang Asri Residence, Kota Serang, ketua Covid-19 MUI Provinsi Banten Dr H Fadlullah menyerahkan bantuan beras dari LAZ HARFA Banten dan ICMI ORWIL Banten. Bantuan diserahkan kepada Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Wilayah Provinsi Banten.

“Bantuan untuk pesantren dan masjid ini merupakan bagian dari gerakan menjadikan masjid sebagai posko logistik Covid-19,” kata Fadlullah.

Hadir dalam acara tersebut Manajer Fundrising LAZ HARFA M Mukri, Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten Drs H Deni Rusli, Sekretaris DMI Kota Serang Drs H Komar, Ketua Presidium FSPP Kota Serang Dr KH Hasanuddin, dan pengurus ICMI Provinsi Banten H Asep Mulya.

Acara itu juga turut dihadiri pengurus DKM Masjid Jami Nurul Mubin, Cilaku, Kecamatan Curug; DKM Masjid Miftahussa’adah, Grand Serang Asri Residence, Cipocokjaya; FSPP Kota Serang; DKM Masjid Al Ikhlas, Komplek Bumi Agung Permai 1, Blok U4 RW.18 Kelurahan Unyur,dan Babussalam, Sayabulu, Kelurahan serang.

Sekretaris DMI Banten Deni Rusli mengimbau masjid untuk menghimpun dana zakat infaq dan sedekah termasuk zakat fitrah sejak awal Ramadhan. “Zakat fitrah bisa berupa beras atau uang tunai yang dibelanjakan menjadi paket Sembako untuk mustahiq jamaah Masjid dan sekitarnya,” katanya.

Sementara Dr KH Hasanuddin, ketua Presidium FSPP Kota Serang, menyatakan, keberadaan masjid di pesantren maupun masjid di masyarakat umum sangat strategis menjadi jalur distribusi logistik Covid-19. “Tidak boleh terjadi ada warga tidak makan tanpa menerima bantuan takmir masjid. Termasuk tidak boleh umat dihina dengan “nasi anjing” seperti yang terjadi di Jakarta,” katanya.

Wakil Ketua BWI Kota Serang, Muthobiin yang hadir pada acara tersebut juga mendukung gerakan amal umat menjadikan masjid sebagai posko logistik Covid-19. Ia menegaskan takmir masjid diharapkan bukan hanya menghimpun zakat infak dan sedekah. Tapi juga menghimpun wakaf tunai untuk modal usaha ekonomi dan bisnis jamaah masjid. (alt)