Masuk Kawasan Puspemkab, Jadi Gengsi Cisait

KRAGILAN – Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, berada di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang. Hal itu memunculkan gengsi tersendiri bagi Pemerintah Desa Cisait mengikuti Lomba Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019. Pemerintah desa itu mempercayakan pengurus dan warga RW 002, Kampung Sait Masjid, untuk mewakilinya dalam lomba tersebut.

“Desa kami, di luar dugaan jadi Puspemkab dan polres (menyebut Mapolres Serang-red). Jadi, harus yang terbaik,” tegas Satibi, Sekretaris Desa Cisait kepada Radar Banten, Kamis (12/9).

Pemilihan RT 01 RW 002, Kampung Sait Masjid, menurutnya, lantaran tradisi gotong royong masih dipelihara warganya. Hal itulah yang membuat Sait Masjid pernah menjadi juara harapan dalam Lomba Kampung Keluarga Berencana (KB) tingkat Kabupaten Serang.

“Kita pernah menjadi juara harapan Kampung KB, saya lupa tahunnya tapi tingkat kabupaten. Mudah-mudahan, kita bisa menang,” harap Satibi.

Satibi mengakui kekurangan Sait Masjid adalah jalan lingkungan. Jalan lingkungan di kampung itu baru diaspal pada Oktober mendatang. 

Secara umum, sambung Satibi, kebersihan lingkungan Sait Masjid juga masih perlu ditingkatkan. “Paling, kita menyiapkan tempat sampah. Biasanya, sampah dibakar di blukblukan (tempat sampah di tanah kosong-red),” sambung Satibi.

Begitu pun dengan pengisian jadwal ronda yang perlu diperhatikan oleh pihak pengurus RT 01. ”Ada lima pos ronda di kampung ini,” jelas Satibi.

Ketua RT 01 RW 002, Kampung Sait Masjid, Kamin mengaku, siap menjadi kampung yang diikutkan dalam perlombaan dengan total hadiah Rp900 juta itu. Hal itu juga telah disosialisasikan kepada warganya.

“Tinggal menunggu waktunya saja. Kita gotong royong dan mempersiapkan semuanya, baik kebersihan dan keamanan,” ungkapnya.

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Cisait Aiptu Dadang Surya Wardana mengatakan bahwa keamanan Cisait tetap terjaga. “Beberapa bulan terakhir kondusif. Ke depan, tinggal meningkatkan jadwal ronda warga,” tandasnya. (fdr/don/ira)