DPRD Kota Cilegon memparipurnakan hasil reses, Senin (6/5).

CILEGON – DPRD Kota Cilegon baru saja rampung menyelesaikan reses. Selama masa serap aspirasi tersebut, mayoritas persoalan yang dikeluhkan oleh masyarakat masih sama dengan yang disampaikan pada reses-reses sebelumnya.

Senin (6/5), DPRD Kota Cilegon memparipurnakan hasil reses tersebut. Politisi Partai Golkar Subhi S Mahad dipercaya mewakili seluruh anggota DPRD Kota Cilegon untuk melaporkan, rata-rata aspriasi yang disampaikan oleh masyarakat adalah terkait infrastruktur serta pengangguran (sulit mencari kerja). Aspirasi tersebut pun selalu dikeluhkan masyarakat setiap reses digelar.

Ia mencontohkan di daerah pemilihannya, Cibeber-Cilegon. Setiap reses selalu menerima keluhan masyarakat terkait infrastruktur. “Contoh di Kelurahan Bulakan ada jalan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) sepanjang 1,5 km saat ini masih dalam keadaan rusak. Itu salah satu harapan supaya ada peningkatan. Pertama dilebarkan, kedua supaya jalannya di-hotmix atau dibeton,” ujar Subhi.

Diakui Subhi, tidak semua aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat langsung mendapatkan respons dari Pemerintah Kota Cilegon. Hanya beberapa persen yang mendapatkan respons sehingga pada reses selanjutnya hal serupa kembali disampaikan masyarakat.

“Kita reses dalam satu tahun tiga kali, pasti sama (usulannya), ketika ada usulan yang belum direalisasi,” ujarnya. (Bayu Mulyana)