Masyarakat Lebak Diimbau Selektif Membeli Hewan Kurban

0
1.031 views

LEBAK – Menjelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat diimbau selektif dalam membeli hewan kurban. Tujuannya untuk mencegah penyebaran penyakit antraks, sehingga hewan kurban yang dibeli aman sehat utuh dan halal (ASUH).

Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Lebak Rahmat mengatakan,  pemeriksaan hewan kurban rutin dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang beredar di Lebak aman dari penyakit. Karena itu, pedagang wajib memiliki surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari daerah asal hewan tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, kami tidak menemukan adanya hewan kurban yang berpenyakit. Semuanya sehat dan telah kita tandai,” kata Rahmat kepada Radar Banten, Jumat (17/7).

Dijelaskannya, pemeriksaan terhadap hewan kurban tidak hanya sekali dilakukan. Tapi akan kontinue dengan melibatkan dokter hewan dan petugas di Disnak Lebak. Dia pun meminta masyarakat untuk berani melaporkan ke instansinya jika menemukan ada hewan kurban yang tidak layak atau sakit.

“Pengawasan bakal dilakukan terus menerus, karena kami ingin masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sehat dan aman dari penyakit antraks,” ujarnya.

Pedagang hewan kurban, Helmi mengatakan, hewan kurban didatangkan dari Garut. Dari daerah asal, hewan kurban tersebut dilengkapi SKKH sehingga domba yang ada di sini dipastikan tidak ada yang sakit.

“Pokoknya dijamin sehat dan aman. Tapi kita ikuti saja arahan dari Dinas Peternakan, karena pemeriksaan yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran penyakit,” tegasnya.(Mastur)