Masyarakat Lebih Pilih Sapi untuk Kurban, Penjual Kerbau Mengeluh

SERANG – Menjelang Hari Raya Idul Adha, hingga kini masyarakat Kota Serang lebih memilih sapi daripada kerbau untuk dijadikan hewan kurban.

Hal tersebut terpantau di salah satu pasar hewan di daerah Trondol, Kota Serang, Sabtu (20/8). Salah satu penjual hewan kurban kerbau, Sartoni mengaku saat ini penjualan masih terasa sepi pembeli. “Rata-rata pembeli banyak yang mencari sapi ketimbang kerbau. Dari hari Senin kemarin, saya membawa 5 ekor kerbau, itu pun baru terjual 1 ekor. Sementara sampai hari ini belum ada yang membeli,” katanya.

Harga kerbau sendiri, lanjutnya, saat ini berkisar antara Rp17 juta hingga Rp20 juta. Sementara bobot dari kerbau-kerbau yang dibawanya yaitu sekitar 190 kg. “Saya membawa kerbau-kerbau ini dari Kramatwatu. Kalau penjualan di sini, bisa dibilang lumayan ramai ketimbang di Kramatwatu ketika akan memasuki Idul Adha. Mungkin hari ini belum musimnya jadi masih sepi,” ujarnya.

Sementara itu, penjual kerbau dan sapi lainnya, Ahmad Jaelani mengatakan, ia membawa 15 ekor sapi dan 53 ekor kerbau yang dijual di pasar hewan tersebut. Sapi-sapi yang dibawanya sendiri berjenis sapi Kupang dan sapi hasil kawin silang antara sapi limousin dan ongol. Penjualan pun masih didominasi sapi Kupang. “Kerbau waktu hari Senin terjual beberapa ekor saja. Hari ini, baru sapi yang sudah banyak yang memesan. Pembeli lebih banyak membeli
jenis sapi Kupang karena harganya yang relatif murah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, harga sapi dijual sebesar Rp16 juta untuk bobot 400 kg sementara untuk bobot 250 kg dijual seharga Rp13 juta. “Kalau sapi hasil kawin silang harganya relatif mahal. Kalau dilihat harga sapi jenis limousin itu Rp60 juta dengan berat 1 ton. Kalau di Kota Serang sendiri, sapi jenis itu kurang peminatnya, mungkin hanya beberapa saja yang membeli dan memesan,” jelasnya.

Kata dia, penjualan akan ramai jika memasuki Idul Adha. “Kalau hari-hari biasa kebanyakan yang memesan dan minta diantar. Kalau sudah Idul Adha biasanya pembeli datang langsung ke pasar hewan ini,” tuturnya. (Wirda)