Matangkan Perencanaan Pembangunan

Walikota Serang Syafrudin saat menghadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Cipocokjaya, Jumat (24/1).

Syafrudin-Subadri Kompak Hadiri Musrenbang Kecamatan

SERANG – Pelayanan dasar masih menjadi usulan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan se-Kota Serang. Kendati pun demikian, Pemkot Serang berupaya menyelesaikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang.

Walikota Serang Syafrudin dan Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin kompak menghadiri musrenbang tingkat kecamatan yang digelar sepekan lalu. Di mana Syafrudin menghadiri musrenbang di Kecamatan Cipocokjaya, Serang, dan Walantaka. Sedangkan, Subadri menghadiri musrenbang di Kecamatan Kasemen, Taktakan, dan Curug.

Walikota Serang Syafrudin menegaskan, forum musrenbang penting dilakukan di semua tingkatan. Itu dilakukan agar pembangunan dapat tertata dengan baik. Selain itu, musrenbang sebagai upaya mengakomodasi keinginan masyarakat. “Musrenbang ini berjenjang. Mulai dari tingkat kelurahan. Sekarang tingkat kecamatan,” kata Syafrudin seusai membuka Musrenbang Kecamatan Cipocokjaya, Jumat (24/1).

Syafrudin mengatakan, pembangunan Kota Serang harus benar-benar berdasarkan perencanaan yang matang. Sehingga, pembangunan dapat tertata dengan baik.

“Kalau pembangunan tertata pastinya akan lebih bagus dan pembangunan di Kota Serang akan cepat selesai,” katanya.

Sudah 13 tahun Kota Serang menyandang predikat termiskin se-Provinsi Banten. Ia pun menegaskan, persoalan kemiskinan ini karena para RT, RW, dan lurah luput dari tugasnya membantu masyarakat. “Dan, masalah itu harus diselesaikan. Permasalahan gizi buruk juga belum terselesaikan. Tingkat pengangguran Kota Serang juga tertinggi di tingkat provinsi,” terangnya.

“Ini perlunya perencanaan yang benar. Jadi, seolah-olah kita ini dianggap oleh pemerintah pusat dan provinsi pembangunan di Kota Serang tanpa perencanaan yang benar dan acak-acakan,” sambung Syafrudin.

Sementara itu, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin menyatakan, musrenbang kecamatan merupakan forum yang sangat penting dan strategis dalam rangka mencari masukan dari tingkat kelurahan guna penyusunan perencanaan pembangunan tahun anggaran 2021. “Ini untuk mengumpulkan aspirasi dari setiap kelurahan yang ada, lalu disampaikan ke tingkat kota,” kata Subadri saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Curug yang digelar di aula Kanwil Kemenag Banten.

Subadri menjelaskan, ada beberapa catatan yang dihasilkan dalam musrenbang tingkat kecamatan, di antaranya soal penyelesaian persoalan kekumuhan, pengangguran, drainase, penataan pedagang kaki lima, infrastruktur jalan, hingga pelayanan kesehatan. “Semua permasalahan ada, kesehatan, kekumuhan, pengangguran, infrastruktur, dan lain-lain. Ini akan menjadi prioritas saya dan Pak Wali ke depan,” katanya.

Ia pun berharap dengan adanya musrenbang di tingkat kecamatan, sinkronisasi agenda dan prioritas pembangunan yang perlu dukungan pendanaan APBD, APBD Provinsi serta APBN menghasilkan perencanaan yang memuaskan. “Musrenbang kecamatan ini diharapkan menghasilkan suatu perencanaan yang berkualitas, transparan, dan akuntabel, yang akan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan pada 2021,” pungkasnya. (fdr/air/ira)