Mathlaul Anwar Tegaskan Pentingnya Komitmen Kebangsaan

SERANG – Pengurus Wilayah Mathlau Anwar (PWMA) tegaskan pentingnya komitmen kebangasaan untuk menjaga keutuhan Negera Kesaturan Republik Indonesia. Penegasan tersebut dilakukan melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan peringatan milad 101 Mathlaul Anwar.

Ketua PWMA Provinsi Banten M. Babay Sujawandi menjelaskan, Rakerwil II sekaligus Peringatan 101 tahun Mathlaul Anwar akan dilakukan pada 4 sampai dengan 6 Agustus 2017 mendatang di Kota Serang.

Babay kembali menegaskan, momen Rakerwil dan peringatan Milad 101 ini merupakan momentum penegasan dan penyegaran kembali komitmen Keindonesian.

Hal lain yang menjadi focus dalam Rakerwil yaitu mengenai pendidikan. Madrasah dan sekolah MA di Banten dengan berbagai tingkatan ada 500-an. MA akan terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas lembaga-lembaga pendidikan dan juga mendirikan lembaga pendidikan baru.

Salah satu semangat yang dikembangkan MA melalui pendidikan adalah karakter kemandirian dan ikhlas.

“Rencananya Rakerwil MA akan dibuka Gubernur Banten Wahidin Halim, Jumat (4/8) pukul 16.00. Sedangkan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy akan hadir untuk menutup acara pada Minggu (6/8) sekitar pukul 09.00,” ujarnya.

Selain dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Rakerwil juga akan dihadiri Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. Ketua Umum PAN tersebut akan hadir pada Minggu (6/8) untuk menyampaikan sosialisasi empat pilar kebangsaan.

Di sela-sela rakerwil, panitia juga menggelar workshop Pemberdayaan Ekonomi Umat dengan pembicara Direktur Bank Banten, stadium general yang akan diisi Anggota DPR RI Desmon Junaedi Mahesa dan Kepala Kanwil Kemenag Banten, seminar dengan Tema Mathla’ul Anwar Mencerdaskan Bangsa untuk Memperkokoh Persatuan Indonesia dengan pembicara Rektor Unma Banten Prof. Dr Bambang Pranowo, Ketua Majlis Amanah M Irsjad Djuaweli, dan Ketua Dewan Penasihat PW MA KH Abdul Wahid.

Sedangkan seminar sesi kedua akan membahas soal Agama dan Kekerasan dengan pembicara Anggota DPR RI Yandri Susanto dan Ketua Komisi V DPRD Banten Fitron Nur Ihsan.
Menyikapi perkembangan sosio politik kebangsaan terakhir, Mathlaul Anwar Provinsi Banten menegaskan bahwa Organisasi Masa dan Organisasi Keagamaan memiliki fungsi strategis dalam menjaga tetap utuhnya NKRI.

Ormas dan Organisasi Keagamaan itu merupakan komponen penting dan strategis. Hal mana, organisasi seperti itu bersentuhan langsung dengan praktek keseharian warga bangsa. Maka, aktivitasnya sangat berpengaruh pada pandangan hidup dan prilaku seharian masyarakat.

Atas dasar kenyataan itu, PWMA menjunjung tinggi komitmen kebangsaan, dan berperan aktif untuk senantiasa menjaga pilar-pilar kehidupan berkebangsaan Indonesia.

“Komitmen kebangsaan MA itu jelas. Secara historis maupun kontemporer. Teguh dan kukuh. Menjaga dan memelihara NKRI,” ungkap Babay. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)