Median Jalan Rusak Dinilai Berbahaya

Kendaraan berat melintasi median jalan yang rusak dan berantakan di Jalan Serang-Cilegon, depan Alun-alun Kramatwatu, Selasa (20/11).

KRAMATWATU – Median jalan di sepanjang Jalan Serang-Cilegon, tepatnya di depan Alun-alun Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu, dikeluhkan. Median jalan banyak yang rusak sehingga membuat kondisi wilayah terlihat kumuh dan berbahaya.

Sekira 20 meter median jalan di wilayah tersebut hancur sehingga membuat jalan terlihat berantakan. Kondisi itu pun dikeluhkan Joni, salah satu tukang ojek yang mangkal di persimpang Kramatwatu. Katanya, kerusakan median jalan sudah berlangsung lama dan tidak pernah ada upaya perbaikan. “Harusnya median jalan tuh dicat warna hitam putih biar kelihatan sama pengendara. Kalau begini (warna pudar-red), bisa membahayakan pengendara,” keluhnya.

Dikatakan Joni, median jalan rusak akibat tersenggol truk tronton yang sering melintas dari arah Cilegon menuju Serang.

Senada diutarakan rekannya, Edi, yang menilai keberadaan median jalan yang kondisinya rusak membahayakan pengendara. Bahkan, Edi mengaku, pernah melihat patahan median jalan berserakan hingga ke badan jalan dan mengagetkan pengendara. Edi berharap, median jalan segera diperbaiki untuk keselamatan pengendara, selain jalan menjadi lebih rapi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang Hedi Tahap mengaku, sudah menyampaikan soal kerusakan median jalan di wilayah Kecamatan Kramatwatu. Kata Hedi, median jalan merupakan kewenangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan RI. “Kami tidak punya kewenangan, hanya sebatas menyampaikan saja. Bukan hanya median jalan, lampu jalan yang rusak juga kita sampaikan ke kementerian,” tegasnya.

Terkait itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PPN II pada Satuan Kerja (Satker) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Heri Suntana mengaku, pihaknya sudah dua kali memperbaiki median jalan. Namun, median jalan kembali tersenggol kendaraan berat yang melintas. “Nanti kami cek lagi dan segera diperbaiki,” tukasnya singkat. (Adi/RBG)