Mediasi Kisruh Supermall, Walikota Cilegon: Investor Jangan Menekan Warga Saya

0
493
Supermall Cilegon

CILEGON – Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi memediasi kisruh yang terjadi antara pedagang Supermall Cilegon dan pihak pengelola, Kamis (15/9). Di ruang rapat Walikota yang dihadiri puluhan perwakilan pedagang dan pengelola pusat Supermall, Iman menegaskan agar kenaikan harga sewa bisa ditunda.

“Kalau bisa ditunda kenaikan harga sewa ini. Jangan lagi ada gonjang-ganjing yang dapat mempengaruhi kestabilan ekonomi para pedagang dan Supermall ini sendiri. Dan hari ini harus ada keputusan tidak ada deadlock, agar ada ketenangan,” ujar Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi.

Ditegaskan Iman, bukan hanya pihak Supermall tetapi seluruh industri yang ada harus dapat memberikan kebijakan yang meringankan warga Cilegon. “Saya sampaikan kepada seluruh investor di Cilegon, bahwa boleh saja berinvestasi di Cilegon tapi jangan sampai menekan masyarakat saya. Bahkan masyoritas pekerja harus warga Cilegon,” katanya.

Di tempat yang sama, Andre, salah seorang perwakilan pedagang mengaku tidak menginginkan adanya gejolak yang terjadi antara pedagang dan pihak pengelola. Namun belakangan pihak pengelola pusat sulit untuk berkomunikasi sehingga terjadi aksi unjuk rasa. “Kita tidak mungkin ada aksi jika mediasi sebelumnya dapat berjalan dan pihak pengelola pusat dapat hadir,” katanya.

Sementara itu, pihak pengelola pusat Supermall, Yunn Bali, mengatakan niatan kenaikan harga sewa dilakukan untuk memperbaiki sejumlah fasilitas bangunan gedung. Namun demikian kenaikan harga sewa akan dilakukan penundaan seperti arahan Walikota Cilegon. “Sesuai arahan kenaikan akan ditunda, dan kita nantinya akan menemui bapak ibu secara personal untuk memberikan laporan dan skema secara transparan untuk memberitahu kenapa harga sewa harus dinaikan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, mediasi masih berlangsung. (Riko)