Memperbanyak Toga di RT 01

0
444 views

WALANTAKA – Tanaman obat keluarga (toga) menjadi kebutuhan yang cukup penting di kala terserang pengakit ringan. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan warga Lingkungan Tegalsari, RT 01 RW 01, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Walantakan, untuk memperbanyak toga di lingkungannya. Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020 menjadi moment bagi warga untuk menyemai bibit tiga dan kemudian menyebarkannya.

Belum terlihat ada persiapan menghadapi LRLA di RT 01. Namun, kampung ini asri. Udaranya tidak panas. Banyak pohon rindang di RT 01. Warganya pun memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam tanaman bermanfaat seperti cabai, tomat, terong. Lingkungan

RT 01 juga tampak bersih. Tidak ada sampah berserakan. Menurut Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tegalsari Thohuri, kondisi ini karena warganya sudah bergotong royong membersihkan lingkungan sejak Ferbruari 2020. “Setiap Jumat, kita bersih-bersih,” katanya kepada Radar Banten, Minggu (26/4).

Thohuri mengakui, warga RT 01 belum bergerak untuk mendekorasi lingkungannya. “Pokoknya kita tata lingkungan secara bertahap,” ujarnya.

Saat ini, warga tengah menghijaukan pekarangan rumahnya dengan toga. Dari kumis kucing, lidah buaya, jahe, lengkuas, kencur, kunyit, dan kapulaga. Bibitnya, dipesan dari salah satu penjual tanaman di Kelurahan Tegalsari.

“Saya baru ada tanaman kumis kucing. Biasanya buat obat anak demam,” tutur Thohuri.

Di pekarangan rumahnya, Thohuri mengaku, tengah menyiapkan bibit pohon cabai, bayam, terong, tomat, dan alpukat. “Nanti, tanaman ini bakal saya sebar di jalan lingkungan,” ujarnya.

Lurah Tegalsari Sutihat menghimbau warga untuk memaksimalkan potensi di lingkungannya. RT 01 yang lingkungannya sudah hijau dan asri, lanjutnya, harus lebih bagus dan indah. “Apalagi jika banyak toga, pasti menambah poin saat penilaian,” pungkasnya. (mg06/don)