JAKARTA – Langkah Presiden Joko Widodo menetapkan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri, dinilai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi sudah sesuai prosedur. Menurutnya, presiden telah mengikuti pertimbangan berbagai pihak, salah satunya Kompolnas yang merupakan lembaga kepolisian.

“Pencalonan Kapolri itu bukan inisiatif Presiden, tapi usulan Kompolnas. Kompolnas adalah lembaga yang dibentuk UU 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian. Jadi Kompolnas yang melakukan rekam jejak terhadap bersangkutan,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi kepada wartawan, Kamis (15/1).

Lanjutnya, semua proses pencalonan Kapolri telah dilakukan oleh Komisi Kepolisian (Kompolnas). Presiden tidak cukup punya waktu untuk menelisik satu persatu calon Kapollri di tengah sempitnya masa kerja DPR RI.

“Secara formal pemerintah tidak salah. Prosedurnya sudah benar dan kesalahan tidak terletak kepada presiden. Kompolnas harus ikut bertanggung jawab terhadap pencalonan Pak BG,” tegasnya. (esy/jpnn)