Suasana Muscab PKS Cilegon

CILEGON – Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cilegon Abdul Ghoffar memastikan, kendati PKS adalah partai koalisi pendukung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon terpilih pada Pilkada 2015 lalu, namun PKS akan menempatkan diri sebagai partai pendukung yang kritis dalam menyikapi berbagai program dan kebijakan yang akan digulirkan Pemerintah Kota.

Demikian diungkapkannya saat ditemui usai gelar musyawarah cabang dan pelantikan pengurus DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terpilih se Kota Cilegon masa khidmat 2016 – 2019 di SKI, Kota Cilegon, Sabtu (9/1//2016). “Meskipun kita mendukung kepala daerah terpilih, bukan berarti kemudian seluruh kebijakan yang tidak mengatasnamakan dan kepentingan masyarakat akan kita dukung. Tentu kita akan kritik dan memberikan masukan-masukan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, secara internal PKS juga sudah mempersiapkan tim khusus yang akan membahas dan mengkaji tindak lanjut atas koalisi partai yang pada akhirnya memenangkan pasangan yang diusung oleh partai Golkar, Tb Iman Ariyadi dan Edi Ariadi itu. “Kita membentuk namanya, tim optimalisasi musyawarah. Kerja tim itu untuk mengoptimalkan koalisi kita dengan kepala daerah terpilih. Tim ini juga akan mengawal terkait dengan kebijakan kepala daerah, minimal masukan kader, masyarakat melalui warga maupun tokoh dapat terakomodir. Termasuk mengawal RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), agar dapat berjalan sesuai dengan capaian,” katanya. (Devi Krisna)