Mendagri Setujui Perda Covid, Pelanggar Prokes Bisa di Penjara

0
981
LANGGAR PROKES: Seorang pengendara melanggar prokes dengan tidak menggunakan masker saat berada di tempat umum, jalan Veteran, Kota Serang, Minggu (21/2).

SERANG-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyetujui dan mengesahkan Perda Penanggulangan Covid-19 Provinsi Banten. Sehingga pelanggar protokol kesehatan (proses) dapat dijerat sanksi pidana berupa kurungan penjara selama tiga hari.

Pasal 26 Perda Penanggulangan Covid-19 disebutkan, pelanggar prokes dan mengulangi pelanggaran dikenakan denda sedikitnya Rp100 ribu dan maksimal Rp200 ribu, dan atau pidana kurungan paling lama tiga hari.

Lalu, Pasal 27 disebutkan setiap pelaku usaha atau penyelenggara tempat fasilitas umum yang tidak menyediakan sarana prokes dapat dikenakan denda minimal Rp500 ribu atau maksimal Rp5 juta, dan atau pidana kurungan tiga hari.

Kepala Biro Hukum Pemprov Banten Agus Mintono mengungkapkan, hasil evaluasi Kemendagri terhadap Perda Penanggulangan Covid-19 sudah diterima Pemprov Banten.

“Perda Penanggulangan Covid-19 telah ditetapkan dan diundangkan Kemendagri, itu artinya perda ini sudah berlaku efektif sebagai payung hukum penanggulangan covid-19 di Provinsi Banten,” kata Agus kepada Radar Banten, akhir pekan lalu.(den/nda)