Mengaku Perjaka Padahal Beranak Dua (Bag 1)

Love Story

Love Story
Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Perawakan kecil dan imut menjadi keuntungan tersendiri untuk Kimong (28), nama samaran. Ia tidak terlihat seperti pria seusianya, para gadis kampus melihat Kimong empat hingga lima tahun lebih muda. Senyum manis dan rayuan gombal jadi senjata ampuh untuk menggaet mahasiswi cantik. Perpaduan kecil, imut, dan pintar merayu, menjadikannya sebagai seorang playboy cap gomeh, uhuy.

Penampilan Kimong tidak seperti seorang pria yang sudah memiliki dua anak. Ia masih cocok disebut sebagai mahasiswa semester dua. Mengaku masih 22 atau 23 tahun, tidak ada masalah untuk Kimong. Lantaran itu, sang playboy sangat mudah untuk memiliki koleksi selingkuhan.

Jelas ini membuat Oneng (24), nama samaran mantan istri Kimong geram. Wanita mana yang sudi diselingkuhi pasangannya. Apalagi Oneng sudah memiliki dua anak dari hasil pernikahannya dengan Kimong. “Sudah cukup, saya tidak tahan lagi. Kelakuannya makin kesini makin parah. Lebih baik berpisah saja,” kata Oneng.

Ia juga mengaku sudah lelah telah melalui pertengkaran demi pertengkaran. Ia menilai perilaku selingkuh sudah terlalu mengakar pada Kimong. “Selingkuh itu penyakit hati, tidak ada obatnya kan? Apalagi kalau penyakitnya sudah akut seperti Mas Kimong. Mana bisa sembuh, yang ada saya semakin sakit hati,” tutur Oneng.

Selingkuh sepertinya memang bisa disebut sebagai penyakit hati. Bahkan selingkuh merupakan penyakit menular yang bisa memberikan infeksi kepada orang lain. Pria baik-baik jika berkumpul dengan tukang selingkuh, pasti akan ikut ketularan jadi tukang selingkuh. Sekali merasakan enaknya berselingkuh, maka tidak ada jaminan orang itu bisa berhenti. “Wajar Mas Kimong senang selingkuh. Teman-teman dekatnya itu tukang selingkuh, enggak benar semua. Saya ingin jauh dari lingkungan Mas Kimong, enggak mau ngerasa sakit lagi,” terangnya.

Pernikahan Oneng dan Kimong sendiri, sebenarnya akibat kecelakaan. Oneng tekdung tralala alias hamil di luar nikah ketika baru terdaftar sebagai mahasiswa baru di sebuah universitas. “Waktu pertama masuk kuliah, saya ketemu Mas Kimong. Saya pacaran dengannya sampai kebablasan. Saya hamil dan minta pertanggungjawaban. Lalu Mas Kimong menikahi saya,” tutur Oneng.

Saat itu Kimong sudah bekerja di perusahaan. Hanya saja dia masih sering main di kampus. “Mas Kimong masih sering nongkrong dengan teman-temannya yang masih mahasiswa. Dia sering keluar masuk kampung hanya untuk nongkrong,” terangnya.

Namun motivasi Kimong tidak hanya untuk nongkrong. Ia pun tergiur ingin mengincar daun-daun muda yang mudah dipetik. Paras muka yang masih imut dan kantong yang cukup tebal, membuat Kimong mudah untuk mendekati para gadis kampus.

Kepada sejumlah mahasiswi, Kimong kerap mangklaim masih anak kuliahan. Tentunya soal status, dia mengaku, masih perjaka ting ting. Untuk memantapkan sandiwaranya, Kimong menyewa kamar kost di sekitar pasar. Tempatnya tertutup dan jauh dari rumah warga. Bersambung…