Mengenalkan Batik Krakatoa Pada Anak-anak

0
647 views

CILEGON – Sebanyak 95 murid Raudhatul Atfal Baitul Mutaqin, Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang mempelajari Batik Krakatoa, batik khas Kota Cilegon.

Didampingi para guru, puluhan murid mempelajari motif-motif, sekaligus cara membatik di sanggar Batik Krakatoa di kompleks Gedung Cilegon Creative Center (GCC), Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Rabu (25/9).

Dalam kesempatan itu, anak-anak juga praktik membatik di sehelai kain putih, motif yang digambar adalah menara Banten dan debus.

Wakil Kepala Sekolah RA Baitul Mutaqin Nurkilah menjelaskan, kunjungan kali ini merupakan kali kedua, sebelumnya kunjungan dilakukan satu hari sebelumnya, yaitu, Selasa (24/9). Selama dua hari, sekira 200 murid RA yang diajak mengenal sekaligus belajar membatik.

“Ini kan salah satu batik Banten, jadi kita ingin anak-anak tahu kalau Banten juga punya batik, salah satunya ini, Batik Krakatoa,” ujar Nurkilah di sela-sela kunjungan.

Menurutnya, anak-anak perlu dikenalkan terhadap budaya sekaligus potensi daerah sejak dini agar kebanggaan sekaligus kecintaan terhadap daerah semakin tumbuh dalam diri anak-anak.

Dalam kesempatan yang sama, Pembina Batik Krakatoa Hany Sheviatry menjelaskan, sanggar Batik Krakatoa kerap menjadi destinasi kunjungan para pelajar baik dari dalam Kota Cilegon maupun dari daerah lain.

Kunjungan itu menurutnya wujud apresiasi serta pengakuan masyarakat terhadap keberadaan Batik Krakatoa sebagai bagian dari potensi, serta media mempertahankan kebudayaan Banten.

“Mereka belajar motif-motif batik, sejarah batik,” ujarnya.

Ia melanjutkan, di sanggar Batik Krakatoa terdapat 60 motif batik, setiap motif mengambarkan budaya serta karakter Banten secara umum, dan Kota Cilegon secara khusus. Misalnya, motif kue gipang, gunung Anak Krakatau, debus, dan rampak bedug.

Hany bersyukur kebaradaan sanggar Batik Krakatoa diapresiasi oleh masyarakat luas, karena tujuan dari didirikannya sanggar itu adalah upaya mempertahankan kebudayaan baik Kota Cilegon maupun Banten. (Bayu Mulyana)