Mengulang Duet Bareng Tatu, Pandji Minta Restu ke Gerindra-PAN

SERANG – Pandji Tirtayasa mulai menggalang dukungan sebagai calon wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Kabupaten Serang. Kemarin (13/11), Pandji mengikuti penjaringan pilkada di DPC Gerindra dan DPD PAN Kabupaten Serang. Kedatangannya ke dua partai politik (parpol) itu, untuk meminta restu agar kembali bisa berpasangan dengan Ratu Tatu Chasanah sebagai petahana.

Pandji berharap mendapatkan dukungan dari Partai Gerindra untuk maju pada Pilkada 2020 Kabupaten Serang. Ia juga berharap, dapat berkomunikasi dengan Ketua DPD Gerindra Provinsi Banten Desmond Junaidi Mahesa. “Saya ingin ketemu Beliau (menyebut Desmond-red). Makanya, saya tadi tanya kapan Pak Desmond ada,” akunya di Sekretariat DPD Gerindra Provinsi Banten, Graha Mahesa, Jalan Serang-Pandeglang, Karundang, Kota Serang, Rabu (13/11).

Tujuan mengikuti penjaringan pilkada di DPC Gerindra, kata Pandji, bukan untuk disandingkan dengan kader Gerindra, melainkan meminta restu agar dapat disandingkan kembali dengan Tatu. “Saya ingin dengan Bu Tatu (menyebut petahana Ratu Tatu Chasanah-red), kalau yang lainnya (kader lain-red) enggak,” tukas mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Serang itu.

Ketua Organisasi Amatir Radio (Orari) Banten itu juga menegaskan, komunikasi politiknya atas dasar inisiatif pribadi, bukan atas desakan Tatu yang mendorongnya agar mendaftar pada penjaringan pilkada. “Tapi, saya yang melaporkan ke Bu Tatu. Kalau Beliau masih mempercayai saya (mendampingi sebagai calon wakil bupati-red), saya siap,” tegasnya.

Pada penjaringan bakal calon di Sekretariat DPD Gerindra, kedatangan Pandji hanya disambut panitia desk pilkada Gerindra Kabupaten Serang. Setelah itu, Pandji bertolak ke Sekretariat DPD PAN Kabupaten Serang di Ciptayasa, Kecamatan Ciruas, untuk mengambil berkas formulir pendaftaran bakal calon pilkada, sekaligus kembali meminta restu agar dapat disandingkan dengan Tatu.

Sekretaris DPD PAN Kabupaten Serang Heri Triyana mengungkapkan, hingga kemarin sudah sepuluh tokoh yang mengambil formulir penjaringan bakal calon. Tujuh pendaftar di antaranya mengambil formulir bakal calon bupati dan tiga pendaftar mengambil formulir bakal calon wakil bupati. Heri memastikan, proses penjaringan berjalan sesuai prosedur. “Soal siapa nanti yang akan diusung, prosesnya masih panjang,” kelitnya. (jek/zai/ira)