Meningkatkan Kesadaran Pengelolaan Sanitasi di Kamaruton

LEBAKWANGI – Pemerintah Desa Kamaruton, Kecamatan Lebakwangi, punya misi atas penunjukan RW 04, Kampung Kamaruton, mengikuti Lomba Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019. Yakni, meningkatkan kesadaran warganya dalam mengelola sanitasi yang sehat.    

Kampung dengan 500 jiwa penduduk itu, dinilai oleh Pemerintah Desa Kamaruton belum bisa menjaga kebersihan lingkungannya. Kemarin (15/10), Radar Banten menemukan sampah seperti popok serta bekas kemasan air mineral dan bumbu dapur di saluran irigasi yang melintasi Kamaruton. Ilalang juga memenuhi saluran air pertanian itu. Perkampungan itu dikeliling persawahan dan saluran irigasi.

“Nanti, kita coba sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran menjaga sanitasi,” kata Sekretaris Desa Kamaruton Yadi Mulyadi kepada Radar Banten, Selasa (15/10).

Yadi menyatakan, perilaku dalam pembudayaan hidup bersih dengan mencegah warga bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya harus ditingkatkan. Soalnya, masih banyak warga yang membuang sampah popok bayi sembarangan. “Kan demi menjaga kesehatan warga juga,” ungkapnya.

Pemerintah Desa Kamaruton, menurut Yadi, akan berusaha mengajak warga swadaya dan sukarela bergotong royong. Perlombaan yang digagas Radar Banten, Pemkab Serang, dan Polda Banten dengan total hadiah senilai Rp900 juta itu menjadi momen untuk mengubah perilaku warga.

“Kita bakal terus ajak warga gotong royong bersihkan kampung,” tegasnya.

Ketua RT 09 RW 04, Kampung Kamaruton, Sutebi membenarkan, kesadaran warganya dalam menjaga kesehatan sanitasi perlu ditingkatkan. “Kita akan mulai bersih-bersih minggu depan,” katanya. (mg06/don/ira)