Menjadi Ibu Tidaklah Mudah

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany (empat dari kiri) berfoto bersama Rektor UIN Syarif Hidayatullah Amany Burhanuddin Umar Lubis (tengah) usai menjadi narasumber Seminar Nasional tentang Peran Ibu dalam Pendidikan di Era Milenial di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Kamis (19/12).

CIPUTAT – Menjadi ibu teladan bukan pilihan melainkan kewajiban. Hal itu diungkapkan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany saat menjadi narasumber Seminar Nasional tentang Peran Ibu dalam Pendidikan di Era Millenial di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Kamis (19/12). ”Menjadi seorang ibu merupakan amanah. Bukan hal yang mudah mendidik putra-putrinya, membentuk karakter anaknya menjadi cerdas, saleh dan mandiri,” terangnya.

Peran ibu di era modern, menuntut seorang ibu untuk mengerti dan beradaptasi mengikuti perkembangan millenial dan digitalisasi. ”Era teknologi yang begitu pesat menyebarkan informasi tentunya harus dilakukan filterisasi supaya anak-anak kita tak terjerumus ke dunia yang salah pergaulan,” terangnya.

Seorang ibu dituntut untuk beradaptasi memahami lingkungan sang anak, supaya bisa memantau perkembangan dan pertumbuhannya. ”Terkadang, sikap orangtua yang menerapkan aturan membuat anak menjadi kesal. Bahkan saya dulu sempat mengucapkan tak ingin mengikuti pola asuh yang diterapkan bapak ibu Saya. Tapi, ternyata. Tanpa disadari membentuk saya menjadi Walikota,” ucapnya. ”Saya mendoakan mahasiswi yang merupakan calon ibu bisa memiliki anak-anak yang luar biasa,” tukasnya

Sementara, Ketua Panitia Seminar Nasional Muhamad Masdul Bhaihaki menyatakan kegiatan seminar ini untuk memperingati Hari Ibu 22 Desember. ”Jadi, kita ingin memotivasi mahasiswa akan pentingnya peran ibu dalam pembentukan jati diri kita,” ucapnya. ”Era sekarang banyak yang lupa tentang cara menghormati orangtua terutama ibu yang telah mendidik kita,” imbuhnya.

Ia menambahkan peserta yang hadir mencapai 1.000 orang. Selain membahas tentang peran ibu, pihaknya juga melakukan bedah buku Dan Bidadari Surga Pun Cemburu. ”Narasumber yang diundang Walikota Airin Rachmi Diany dan Rektor UIN Amany Burhanuddin Umar Lubis. Dua pembicara itu kami nilai relevan,” tandasnya. (you/asp)