Menko Luhut Sanjung Kepemimpinan Gubernur Rano

Luhut

SERANG – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan menyanjung kepemimpinan Gubernur Rano Karno. Menurut Luhut, di bawah kepemimpinan Rano, Banten menunjukkan perubahan.

Luhut menyampaikan itu saat menghadiri halal bihalal dan dialog bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama se-Banten di Pendopo Gubernur Banten, Jumat (22/7). Pada akhir sambutannya, Luhut seolah memberi nilai rapor yang baik pada kinerja Rano. “Banten akan semakin maju dengan 12 proyek nasional. Pak Gubernur harus terus meningkatkan kekompakan kerja,” katanya.

Saat berkesempatan dialog di acara tersebut, Luhut berulang kali melontarkan pujian pada Gubernur yang mengawali karier dari panggung hiburan. “Saya bangga perkembangan yang ada di tangan Gubernur, di sini saya lihat Banten lebih bersih, ada perubahan daripada sebelumnya,” kata Luhut disambut tepuk tangan hadirin.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah,  Sekretaris Daerah Pemprov Banten Ranta Soeharta, Kapolda Banten Brigjen Pol Ahmad Dofiri, Komandan Korem 064/MY Serang Kolonel Inf Wirana Budi Prasetya, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Walikota Serang Tb Haerul Jaman, dan sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemprov Banten.

Luhut  juga menyebut Rano sebagai sosok pemimpin yang terbuka dan mengakomodasi semua kelompok. “Gubernur leadership-nya cukup bagus, mengakomodir semua,” kata sesepuh Partai Golkar ini.

Menjelang Pilgub Banten 2017, Luhut meminta agar semua kandidat bersaing dengan sehat. “Nanti kalau pada Februari ada pertarungan itu sah-sah saja, tapi jangan dengan cara-cara kebencian, cara jahat. Berdemokrasilah dengan sehat,” pesannya.

Luhut juga mengajak agar tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk menanggulangi gerakan terorisme dan mencegah peredaran narkoba. Bersinergi dengan pemerintah untuk membangun kesejahteraan masyarakat. “Mari bersama-sama membuat refleksi, berbuat untuk Indonesia lebih baik lagi. Karena saat ini Indonesia masuk era zaman keemasan,” kata Luhut sembari meninggalkan lokasi.

Didampingi Rano dalam satu mobil, Luhut dikawal petugas dari Polda Banten meninggalkan Pendopo Gubenur Banten. Luhut langsung menuju Jakarta menggunakan helikopter yang diparkir di halaman Markas Polda Banten di Jalan Raya Palima-Pakupatan, Kota Serang.

Rano mengajak masyarakat menyambut Pilgub Banten dengan suasana senantiasa menjaga kondusifitas, toleransi, dan saling menghormati. “Pilihan boleh berbeda, tapi persaudaraan kita di atas segalanya. Jangan kembangkan kebencian, jangan tabur permusuhan, jangan saling hasut dijadikan kebiasaan,” katanya.

Menurutnya, perbedaan  pilihan di pilgub  sebagai hal yang biasa. “Betapapun kemajemukan itu ada di tengah-tengah kita, Insyaallah dalam benak dan lubuk hati kita semua dipersatukan oleh kecintaan yang mendalam terhadap Banten,” kata Rano.

Orang nomor satu di Banten ini juga menyampaikan terima kasih pada pemerintah pusat yang memberikan perhatian terhadap pembangunan di Provinsi Banten. Ia mengaku, dalam tahun terakhir kepemimpinannya, sudah dua kali menghadap Presiden untuk berkoordinasi dengan berbagai Kementerian dan lembaga.

Kata dia, Melalui Perpres No 3 tahun 2016 tentang percepatan pembangunan proyek strategis nasional 12 agenda prioritas pembangunan nasional akan dilaksanakan di Banten. Salah satunya pembangunan Tol Serang-Panimbang yang lokasi pembangunannya sudah ditandatangani. “Disparitas yang selama ini dipandang menjadi salah satu persoalan, Insyaallah bisa kita atasi,” katanya. (Supriyono/Radar Banten)