Mensos Ingin Penerima PKH dan Bantuan Pangan Non-Tunai Segera Mandiri

0
401 views
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita pada penyerahan bantuan sosial PKH dan BPNT di GOR Persada Pondok Sukatani Permai, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Senin (8/4).

TANGERANG – Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menginginkan keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) bisa segera mandiri, dan lulus dari program PKH.

Hal itu diungkapkan Mensos saat penyerahan bantuan sosial (Bansos) PKH dan BPNT kepada warga Kabupaten Tangerang, Senin (8/4). ”Di depan kita ini ada lima orang ibu-ibu yang menyatakan lulus dari program PKH. Saya dengan ibu-ibu ini sudah mandiri, dan berani menyatakan sikap, merasa tidak layak lagi menerima bantuan PKH,” kata Agus di sela-sela acara, di GOR Persada Pondok Sukatani Permai, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

Pernyataan itu langsung mendapat tepuk tangan meriah dari para KPM yang hadir. ”Saya harap juga ibu-ibu semua yang hadir di sini bisa segera mandiri ekonominya,” lanjut Mensos.

Penyerahan Bansos dari Menteri Sosial RI itu berlangsung di tiga tempat. Yaitu Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadul Jannah Kecamatan Kresek, Ponpes Al-Falahiyah Kecamatan Kronjo, dan di GOR Persada Pondok Sukatani Permai.

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, anggota DPR RI Dapil Tangerang yang juga Ketua Komisi VIII M. Ali Taher.

Agus mengungkapkan, di Banten ada sekira 312 ribu lebih keluarga penerima manfaat dari program PKH. Sedangkan di Kabupaten Tangerang ada 93 ribu lebih KPM yang mendapatkan PKH. ”Di Banten itu total Rp578,247 miliar untuk PKH. Sedangkan di Kabupaten Tangerang sendiri sebanyak Rp159,789 miliar,” katanya.

Mensos melanjutkan, program BPNT di Provinsi Banten ada 475 ribu lebih KPM. Sedangkan di Kabupaten Tangerang ada sebanyak 131 ribu KPM yang menerima BPNT. ”Pokoknya total Bansos dari kami untuk Banten itu nilai totalnya Rp732,68 miliar. Sedangkan untuk Kabupaten Tangerang Rp204,222 miliar,” urai Agus.

Bupati Ahmed Zaki Iskandar yakin para pendamping desa untuk program PKH dan BPNT, sudah bekerja profesional memilih KPM untuk program PKH. (mg-03/asp/sub)