Mensos Minta Pemda Percepat Penyaluran Bantuan

SERANG – Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara meminta pemerintah daerah mempercepat penyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Hal itu diungkapkan Mensos saat menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahun 2020 bagi masyarakat Kabupaten dan Kota Serang yang berlangsung di Kantor PT Pos Cabang Serang, Sabtu (9/5). 

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Banten Al Muktabar, Walikota Serang Syafrudin, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Kepala Dinsos Provinsi Banten Nurhana, Kepala Dinsos Kota Serang Poppy Nopriadi dan tamu undangan lainnya. 

Kata Juliari, penyempurnaan data tidak harus menjadi kendala bagi pemerintah daerah di tengah kondisi seperti ini. Ia pun menyayangkan penyempurnaan data dilakukan sambil penyaluran. “Kondisi seperti ini oemerintah daerah harus bertindak cepat. Kita tidak bisa mau menyempurnakan data 100 persen lalu mau action,” ujarnya kepada wartawan. 

Menurut Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, jika pemerintah daerah menunggu penyempurnaan data sampai 100 persen, maka yang terjadi wabahnya selesai bantuan baru datang. “Pada saat action cepat, data ada kurang sempurna itu wajar, tidak perlu menjadi permasalahan. Yang penting kita action cepat sambil menyempurnakan data,” katanya. 

Selain itu, pria kelahiran Jakarta 1972 mengarahkan BST tepat sasaran terutama bagi warga yang terdampak dan membutuhkan bantuan, serta sebelumnya belum menerima bantuan. “Kita arahkan, BST ini yang penting tepat sasaran,” katanya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan Kemensos pasti tidak mencukupi. Nanti di Pemprov, Pemkab dan Pemkot melakukan penyisiran dengan anggaran masing-masing. “Yang penting apa yang kita lakukan bisa meringankan beban masyarakat,” katanya. 

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang mengapresiasi BST dari pemerintah pusat. Kata dia, ada sekitar 83.000 KK penerima bantuan. 16.260 KK dari pemerintah pusat, 16.000 KK dari Pemprov, dan 50.000 KK dari APBD Kota Serang. “Kita dapat 16.000 an lebih sebesar Rp600 ribu per KK tiap bulan selama tiga bulan. Ini bantuan luar biasa dari Presiden melalui Mensos,” katanya. 

Ia berharap, bantuan yang diberikan dari pemerintah bermanfaat bagi masyarakat. Syafrudin mengaku melalui Dinsos pihaknya terus melakukan verifikasi data penerima bantuan. “Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan, program BST 2020 Pemkab Serang mendapatkan alokasi sebanyak 110.000 KK. Sedangkan, PKH sebanyak 34.000 KK, bantuan sembako sebanyak 65.000 dan Pemkab menyiapkan bantuan untuk 42.000 KK yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak terkover bantuan pemerintah pusat dan pemprov Banten. “Kita banyak, karena untuk membantu masyarakat kita yang banyak dirumahkan,” pungkasnya. (fauzan Dr)