Menteri Sosial RI Kunjungi Warga Lebak yang Alami Penyakit Aneh

LEBAK – Menteri Sosial Idrus Marham mengunjungi warga Lebak yang mengalami penyakit aneh di Kampung Cibuah, Desa Cibuah, Kecamatan Warunggunung, Rabu (14/3). Mensos tiba sekitar jam 16.40 WIB dengan didampingi Wakil Gubernur Banten Andhika Hazrumy.

Keluarga yang mengalami penyakit aneh tersebut diantaranya, Asep (24), Wiwi (16), Hawasi (14) dam Muhammad (3). Keempatnya merupakan anak dari bapak Asep dan ibu Ainul Mardiah. Informasi yang didapat Radar Banten Online keempat anak tersebut diduga mengalami penyakit aneh dari umur berbeda-beda, Asep dari 11 tahun, Wiwi dari umur 8 tahun, Hawasi 6 tahun, dan Muhammad dari umur 3 bulan.
Namun kedua orang tuanya tidak mau kalau anaknya disebut gizi buruk, karena konsumsi makanan sehari-hari cukup normal. “Anak saya bukan mengalami gizi buruk, karena kalau dari makanan cukup. Saya juga tidak tahu ini penyakit apa. Yang saya tahu ini hanya cobaan dari tuhan,” kata Ade di rumahnya, Rabu (14/3).

Sementara itu, Mensos Ri Idrus Marham mengatakan, mendapat informasi bahwa ada warga Lebak yang mengalami penyakit yang tak kunjung sembuh.

“Saya mendapat informasi dan menyampaikan kepada Presiden mengenai hal tersebut usai acara di Serang. Presiden langsung menginstruksikan saya untuk langsung meninjau warga tersebut,” katanya.

Instruksi Presiden jangan sampai ada warga atau bangsa ini yang mengalami musibah tidak mendapatkan uluran atau bantuan dari pemerintah. “Ini merupakan program kita untuk memberikan pelayanan atau menjadikan bangsa Indonesia sejahtera. Dan bapak Ade ini sudah masuk program PKH (Program Keluarga Harapan),” ucapnya.

Sebenarnya, bantuan dari pemerintah daerah pun sudah berjalan, seperti diberikan kursi roda, karena keempat anaknya sulit untuk berjalan, mendapat PKH dan bantuan lainnya.

Keempat anak dari bapak Ade ini juga sudah mendapatkan pengobatan dari tim medis setempat, namun belum ada perubahan. “Oleh karena itu, akan kita bawa ke RSUD Banten dan akan dianalisa penyakit apa dan bagaimana pengobatannya, dengan harapan keempat anak tersebut bisa disembuhkan,” ujarnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Maman Sukirman mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan kepastian penyakit apa yang sedang dialami anak dari keluarga Bapak Ade dan Ibu Mardiah tersebut, karena selama ini keluarga tidak mau membawa anaknya ke rumah sakit. 

“Keluarga bapak Ade tersebut tidak mau kalau anaknya dibawa ke rumah sakit, artinya kita sulit menganalisa penyakit apa yamg sedang dialami keempat anak tersebut. Kita hanya mendatangkan tim medis untuk memeriksa dan memberikan perawatan bagi keempat anak tersebut,” ungkapnya. (Omat/twokhe@gmail.com).