Menteri Susi Siap Berenang Arungi Selat Sunda Bareng Marinir

Sejumlah anggota Marinir TNI Angkatan Laut selepas latihan di Tanjung Sekong, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Rabu (28/2). Rencananya, lomba renang sejauh 39 kilometer yang digelar pada 2-3 Maret itu akan diikuti Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. DOK. PASINTEL FOR RADAR BANTEN

CILEGON – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dikabarkan akan mengikuti lomba renang dengan Kops Marinir TNI Angkatan Laut. Selain itu, penyelenggara juga mengundang peserta dari Australia, Amerika Serikat, dan Filipina, untuk menyeberangi Selat Sunda, dari Bakauheni sampai Merak.

Berdasarkan informasi, sebanyak empat Kapal Republik Indonesia (KRI) akan mengawal jalannya event renang dan lomba dayung di Selat Sunda pada Jumat (2/3). Pengawalan KRI terhadap para peserta akan dilakukan mulai dari lokasi pelaksanaan event di Pelabuhan PT Bandar Bakau Jaya, Bakauheni, Lampung, menuju Pantai Tanjung Sekong, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Pasintel Lanal Banten, Kapten (Mar) Ready Oktapriadi membenarkan bila Menteri Susi bakal mengikuti lomba tersebut. Selain Menteri Susi, sejumlah perwakilan dari negara lain juga akan turut serta memeriahkan peringatan HUT ke-72 Korps Marinir itu.

Kepada peserta yang menjuarai peringkat pertama, kata Ready, akan mendapatkan hadiah mobil Mitsubishi Xpander. “Peserta akan berkompetisi untuk menjadi juara perenangan pada jarak sejauh 39 kilometer itu. Juara keduanya mendapatkan Toyota Ayla dan juara ketiga mendapatkan sepeda motor,” katanya.

Kata Ready, seluruh persiapan telah dilakukan oleh panitia. Salah satu yang akan diperhatikan, kata Pasintel, pengawalan keamanan para peserta dengan menurunkan empat KRI. Unsur alutsista lain yang juga akan turun membantu pelaksanaan itu, termasuk kapal patroli milik AL Banten dan institusi laut lain di Banten.

“Kita mendukung sepenuhnya pelaksanaan perenangan ini. Nanti kapal milik AL Banten akan turun mengawal juga. Baik KAL Temposo, Patkamla Badak, Patkamla Panaitan, dan Patkamla Sangiang. Dari KSOP dan Polair juga sudah kita surati untuk membantu event ini termasuk juga Basarnas akan turun,” terangnya.

Terkait kondisi peserta saat perenangan atau lomba dayung, kata Pasintel, perahu karet telah disediakan panitia untuk mengawal para peserta. Nantinya, perahu karet akan membantu peserta jika terdapat kesulitan saat berenang di Selat Sunda. “Perenangan akan dibagi per kelompok, nanti akan disediakan perahu karet,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Stasiun VTS Merak Entris Sutrisman mengatakan, pihaknya telah mendapatkan surat untuk kegiatan tersebut. Sebagai tindak lanjut kegiatan itu, pihaknya menyiarkan informasi kepada pelaku pelayaran untuk memperhatikan titik koordinat perenangan. “Penyiaran informasi kegiatan sudah kita lalukan sejak 22 Februari. Saat latihan juga kita siarkan kepada kapal-kapal yang melintas. Informasi ini akan kita siarkan sampai hari pelaksanaan tanggal 2 dan 3 Maret, ” paparnya. (Adi/RBG)