Merebut Suami Orang, Terserah Mince Dong (Bag 1)

Love Story

Love Story
Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Mince (28), nama samaran, bertipe diam-diam menghanyutkan. Jalan pikirannya sulit ditebak, tapi teguh pendirian. Jika ingin sesuatu, maka ia tidak bisa berpaling dari hal tersebut. Tanpa mempedulikan sekitar, Mince akan memperjuangkan apa yang ia inginkan itu.

Setidaknya itulah gambaran pribadi Mince yang ia ceritakan kepada Radar Banten. Menurut Mince, ia adalah seorang perempuan yang sangat mementingkan kata hati. “Saya ini orang yang jujur dengan perasaan. Saya paling tidak suka membohong diri sendiri,” katanya.

Hal ini pula yang membuat Mince terjerumus dalam masalah besar. Karyawan salah satu outlet kecantikan di Serang ini tengah terlibat konflik dengan Tini (43), nama samaran. Konflik apakah itu? Mince ternyata telah merebut suami Tini, sebut saja Gotoh (44). Walah, merebut suami orang?

“Terserah kalau saya disebut merebut suami orang. Tapi dari pandangan pribadi, saya tidak pernah merasa telah merebut Mas Gotoh,” ujar Mince.

Namun nyatanya, rumah tangga Gotoh dengan Tini hancur lebur karena kehadiran Mince. Orang ketiga dalam rumah tangga Gotoh ini telah berstatus istri sirih. “Saya sudah menikah dengan Mas Gotoh. Walau pun masih sirih tapi sudah cukup untuk saya,” ujarnya.

Mince bersikukuh jika dirinya tidak pernah merebut Gotoh dari Tini. Lah terus kalau bukan merebut, apa dong istilahnya Mbak? ”Pokoknya saya enggak pernah rebut, yang ada itu kalau saya pernah meminta untuk jadi istri kedua Mas Gotoh. Mbak Tini saja yang enggak mau terima dan malah minta cerai ke Pengadilan Agama,” tutur Mince.

Ya salam, oke lah kalau begitu Mbak. Lalu gimana kisah sebenarnya tentang Mince sampai berani minta jadi istri kedua? Begini ceritanya. Ini dimulai ketika Mince kesulitan untuk mendapatkan lelaki yang ia sukai. Padahal di sisi lain dia menjadi incaran banyak lelaki. “Orang suka sama saya banyak. Tapi enggak ada yang saya suka,” terang Mince.

Kebanyakan lelaki yang mendatanginya, kata Mince, adalah cowok-cowok alay. Mereka terlalu berlebihan dalam mengekspresikan kegantengannya ketika di hadapan Mince. “Saya paham mereka ingin terlihat menarik. Tapi malah jatuhnya terlalu berlebihan, jadinya kelihatan alay,” ujar Mince.

Pasangan yang ia cari, kata Mince, adalah pria dewasa dan melindungi. Selain itu, memahami semua yang ia mau. Paling penting, hati Mince tertarik kepada pria itu. Artinya, ada klik saat pandangan pertama.

Sayangnya, pria tipe Mince tidak pernah muncul. Sementara usia Mince mau memasuki kepala tiga. Melihat itu, orangtua Mince menjadi resah. Karena itulah mereka mencari pertolongan, orangtua Mince mendatangi Gotoh.

Pria yang menjabat manajer di sebuah perusahaan swasta ini dikenal sebagai mak comblang. Pergaulannya yang luas membuatnya memiliki banyak informasi tentang cowok-cowok jomblo. “Mas Gotoh itu relasi ayah saya. Dia dikenal banyak teman. Reputasinya sebagai mak comblang juga terkenal. Makanya ayah minta tolong mencarikan cowok untuk saya kepada Mas Gotoh,” terangnya.

Gotoh pun didatangi orangtua Mince, mereka menjelaskan duduk perkaranya. Gotoh lalu mengiyakan, pria itu siap menolong Mince. Langkah pertama Gotoh untuk menyomblangkan Mince, Gotoh harus kenal dengan Mince terlebih dahulu. Karena itulah, Gotoh mendatangi Mince untuk mengetahui tipe pria yang diinginkan.

Namun tanpa diduga, Mince merasakan klik dalam hati ketika pertama kali bertemu dengan Gotoh. Meskipun ia tahu jika Gotoh sudah memiliki istri, namun Mince tidak kuasa untuk membohongi perasaannya sendiri.

Rasa ketertarikan Mince muncul ketika ia menceritakan tentang pria yang ia inginkan. Ketika bercerita, Gotoh memperhatikan setiap detail kriteria yang Mince ucapkan. Namun saat bercerita Mince merasa kesulitan melihat mata Gotoh yang tajam. Hati Mince lambat laun luluh, dia jadi sering salah tingkah. Bersambung…