Mereka Dibalik Pemenangan Calon Kepala Daerah (2)

0
402 views

Semua “Panglima Perang” Menjabat Wakil Rakyat

Sesuai namanya “tim sukses alias timses”, andilnya sangat besar dalam mengantar  kemenangan pasangan calon (paslon). Termasuk dalam Pilkada Tangsel. Sejumlah orang hebat menjadi “panglima” pertarungan pesta demokrasi ini.

Agung S Pambudi – Tangsel

Data dari KPU Kota Tangsel, sederet nama timses didaftarkan ke KPU Kota Tangsel. Nomenklaturnya; Tim Kampanye Pasangan Calon (Paslon). Setiap paslon, jumlah timses bervariasi.  Tergantung kebutuhan. Ditambah faktor parpol pengusung. Semakin banyak parpol pengusung, biasanya jumlahnya makin banyak. Masing-masing tim kampanye punya jabatan dan peran masing-masing. Mulai dari ketua, juru bicara sampai tim hukum. 

Ambil contoh, tim paslon nomor urut 1. Muhamad-Saraswati. Paslon yang diusung  PDIP, Gerindra, PAN dan Hanura ini menanam 87 anggota tim kampanye. Serta, dua orang sebagai  penghubung (LO).

Mereka semua berada di bawah komando Andra Soni sebagai ketua tim pemenangan. Politikus Gerindra ini sekarang menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Banten. Pria kelahiran Payakumbuh 12 Agustus 1976 sebelumnya dikenal sebagai pengusaha ekspedisi yang sukses.

Selain Andra Soni, ada pula Wanto Sugito. Di kancah politik Kota Tangsel, Wanto menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kota Tangsel. Sebelum terjun ke jagad politik, Wanto dikenal sebagai wartawan Rakyat Merdeka Group. Ada pula Drajat Sumarsono, anggota DPRD Kota Tangsel dari PDIP yang menjabat sebagai juru bicara paslon Muhamad-Saraswati. Semangatnya untuk membumikan Muhamad-Saraswati kepada para pemilih di Kota Tangsel terus menggebu-gebu.

“Kontestasi pilkada harus dilalui dengan pertarungan ide, gagasan dan program yang diajukan oleh para calon kepala daerah. Kontestasi pilkada dengan menggunakan cara kotor itu melukai demokrasi,” tutur Drajat seraya mengimbau semua pihak untuk tidak menjual isu SARA, belum lama ini.

Sementara Andra Soni membenarkan dipercaya oleh partai koalisi untuk menjadi Ketua Tim Pemenangan Muhamad-Saraswati. Andra yang juga menjabat Sekjen DPD Gerindra Banten mengaku tidak terbebani dengan penunjukan dirinya sebagai ketua tim pemenangan. “Saya anggap ini tantangan, dan saya optimis bisa memenangkan Muhamad-Rahayu Saraswati,” bebernya.

Pekan pertama masa kampanye, Andra  mengaku telah menyusun strategi dan agenda pemenangan. Jagoan Gerindra dan sejumlah partai koalisi beserta tim pemenangan terus bergerak meyakinkan masyarakat untuk mendukung.

Yang paling sedikit mendaftarkan nama-nama tim kampanye ke KPU Kota  Tangsel adalah Paslon nomor urut 2 yakni, Siti Nur Azizah-Ruhamaben. Tercatat, pasangan yang diusung PKS, Demokrat dan PKB ini menyertakan lima orang saja sebagai tim kampanye. Mereka mendapuk Irwan sebagai ketua tim. Sedangkan, Sudarso dan Eka Pusparini Anwar masing-masing sebagai sekretaris dan bendahara. Sedangkan dua lainnya, yakni Joko Aryanto dan Dorojatyas Nuroska Hutomo sebagai penghubung paslon (LO).

Menurut Irwan, pasangan Azizah-Ruhamaben merupakan duet yang ideal yang mampu melakukan perubahan di Kota Tangsel. Irwan optimistis Azizah-Ruhamaben berpeluang menang dalam Pilkada Tangsel.  Setidaknya, aura kemenangan sangat terasa ketika Azizah-Ruhamaben terjun langsung berinteraksi dengan warga.

 “Ibu  Azizah sudah berpengalaman di pemerintahan. Pendidikannya juga tinggi. S3.  Bukan cuma itu, Ibu Azizah dikenal dekat dengan semua kalangan di Kota Tangsel. Jaringan beliau luar biasa. Bukan hanya dengan rakyat, beliau juga dekat dengan kalangan ulama. Demikian  juga Bang Ruhamaben. Rekam jejaknya jelas sebagai pengusaha sekaligus mantan anggota legislatif.  Duet keduanya, saya yakin mampu mengakselerasi pembangunan di Tangsel menjadi lebih baik lagi,” tutur Irwan yang dihubungi, kemarin.

Irwan  mengaku sudah menginstruksikan semua kader partai pengusung di Tangsel untuk bahu-membahu mendukung dan bekerja mengawal kemenangan pasangan tersebut.

Irwan  saat ini menjabat sebagai Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat.   Pria kelahiran Sangkulirang  30 April 1979 ini juga tercatat sebagai anggota Komisi V DPR RI. Politisi yang berlatar belakang aktivis lingkungan hidup ini baru saja menyelesaikan studi S3 di Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur.  

Sementara itu, pasangan nomor urut 3 Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan menempatkan 35 orang. Rinciannya, 32 orang sebagai tim kampanye. Dan, 3 orang sebagai tim penghubung (LO). Di antara 32 nama tersebut yakni Airin Rachmi Diany. Walikota Tangsel dua periode ini didaulat sebagai pengarah tim kampanye Ben-Pilar.  Lalu, Ketua tim Kampanye dijabat oleh H. Moch Ramlie, tokoh Golkar yang juga mantan Ketua DPRD Kota Tangsel.

Sebagai ketua tim pemenangan ‘Koalisi Rumah Kita Bersama’,  Mochamad Ramlie yang biasa disapa Haji Abi ini meminta seluruh relawan lebih mengedepankan politik santun. Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Tangsel ini pun menyampaikan, bahwa saling sindir dan membantah sangatlah tidak produktif.

“Hal seperti itu (saling bantah- red) hanya akan menggeser isu penting dalam pilkada ke arah body shaming dan bullying,” tegasnya.

Menurut Haji Abi, lebih baik paslon dan timses mengampanyekan program terbaik paslonnya masing-masing.  Dia juga berharap, selama sosialisasi di lapangan, masyarakat bisa berpartisipasi memberikan segala masukan, terkait apapun. Misalkan soal visi misi, atau sikap.

Jika ada kekurangan atau ada hal-hal yang kurang berkenan, Haji Abi mempersilakan semua pihak memberikan masukan.

Haji Abi dikenal sebagai politisi senior Partai Golkar di Kota Tangsel. Dia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Tangsel. Diyakini, Haji Abi punya sejumlah kantong suara yang fanatik. Setidaknya, itu dibuktikan dalam raihan suara dalam Pileg terakhir. Dibandingkan dengan Caleg Golkar lainnya, Haji Abi menjadi yang terbanyak dalam raihan suara.  Bisa jadi ini karena sebelumnya, Haji Abi juga pernah menjabat sebagai kepala desa di Kecamatan Pamulang.

Selain, Haji Abi, nama besar Airin diyakini masih menjadi magnet bagi para pemilih di Kota Tangsel. Bahkan, “Airin Factor” menjadi salah satu indikator yang disurvei sejumlah lembaga survei untuk mengetahui perilaku pemilih. Wajar saja. Airin sudah hampir 10 tahun memimpin Tangsel. Selain, cantik, Airin juga dikenal smart. Bukan cuma dikenal di warga Tangsel. Tapi juga di level nasional.

“Saya yakin pasangan calon Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan dapat melanjutkan kepemimpinan Saya. Tugas kita mengantarkan untuk mengusung dan pendukung. Insya Allah mudah-mudahan Pak Ben dan juga Bang Pilar bisa menang. Insya Allah yakin dilantik jadi Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan periode berikutnya,” urai Airin, usai mengantar pendaftaran Ben-Pilar ke KPU Kota Tangsel, belum lama ini. (*)