Mesin Mendadak Mati, Toyota Agya Terseret Kereta Api Ratusan Meter

LEBAK – Sebuah kendaraan Toyota Agya bernopol A 1338 FN terseret sejauh 300 meter, setelah tertabrak Kereta Api KA-466 jurusan Rangkasbitung-Merak, di perlintasan kereta api tak berpalang pintu di Kampung Nyomplong, Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Rabu (21/3) sekitar pukul 09.15 WIB.

Dijelaskan Kasatlantas Polres Lebak AKP Rahmat Sampurno, kereta api jurusan Rangkasbitung-Merak KA-466 berangkat dari Stasiun Rangkasbitung pukul 09.00 WIB, tiba di TKP sekitar pukul 09.15 WIB datang mobil Toyota Agya yang dikemudikan oleh Andri (25) dari arah Rangkasbitung menuju Kampung Nyomplong yang berpenumpang 4 orang. Karena tidak ada palang pintu, mobil tersebut terus melaju, namun tiba-tiba mesin mobil mendadak mati yang kemudian terjadi kecelakaan.

“Mobil tersebut mengalami rusak berat dan terseret hingga ratusan meter. Beruntung tak ada korban jiwa, hanya mengalami luka berat dan ringan. Selanjutnya penumpang yang mengalami luka berat langsung dilarikan ke Rumah Sakit Adjidarmo,” ujarnya kepada Radar Banten Online, Rabu (21/3).

Keempat penumpang tersebut di antaranya Andri (25) pengendara mobil, warga Kampung Komdik, Kecamatan Rangkasbitung mengalami luka berat. Rohim (27) warga Kampung Balungbang, Desa Sanding, Kecamatan Petir, Serang mengalami luka ringan. Patimah (60) warga Kampung Nyomplong, Desa Cibadak Kecamatan Cibadak mengalami luka berat dan Nawawi (45) warga Kampung Sanding, Desa Sanding, Kecamatan Petir, Serang mengalami luka ringan.

Untuk KA-466 tidak mengalami kerusakan yang berat dan kembali diberangkatkan sekitar pukul 09.30 WIB. (Omat/twokhe@gmail.com).