Rio Haryanto. Foto: JawaPos.com

Rio Haryanto pada musim debutnya di ajang Formula 1 akan mendapat paket mobil hebat sejak awal musim. Itu didapat setelah Mercedes memastikan bahwa seluruh tim customer mereka bakal mendapat mesin dengan spek terbaru mulai seri pembuka di Australia.

Musim lalu, Mercedes baru memberikan mesin dengan pembaruan menjelang GP Italia di Monza. Williams, Force India, dan Lotus yang menjadi tim customer Mercedes pada 2015 juga tak mendapat pembaruan mesin tambahan di beberapa seri terakhir. Sebabnya adalah terbatasnya sumber daya di pabrik mesin Mercedes di Brixworth.

Tapi sekarang, Williams, Force India, dan tim baru pelanggan mesin Mercedes, dimana Rio membalap Manor, akan langsung mendapat mesin anyar begitu membalap di Melbourne.

Direktur Pelaksana Mercedes Bidang Mesin Berperforma Tinggi Andy Cowell menyatakan, upgrade mesin yang diberikan tahun lalu di GP Monza dibangun dengan upaya ekstra dan susah payah dari segenap staf di Brixworth. ’’Kami baru punya sumber daya yang memadai untuk menyupali tim-tim customer dengan spek terbaru ya saat ini,” ungkapnya, diberitakan JawaPos dari Autosport.

Spek terbaru yang dimaksud Cowell adalah sama dengan mesin yang dipakai pembalap tim utama Mercedes Lewis Hamilton dan Nico Rosberg. ’’Delapan mobil di grid dengan mesin Mercedes akan mendapatkan peranti keras yang sama (dengan pembalap tim utama) sejak dari Melbourne. Dan ini langkah yang bagus untuk semuanya,’’ imbuhnya.

Mercedes juga membantah akan meminta bayaran lebih jika nantinya seorang pembalap membutuhkan mesin tambahan di tengah musim karena mengalami kerusakan. Dengan 21 seri dalam satu musim aturan F1 memperbolehkan seorang pembalap menggunakan alokasi mesin hingga lima unit. Berbeda dengan tahun lalu yang hanya 18 seri. Alokasi mesin maksimal hanya empat unit. Jika seorang pembalap menggunakan mesin lebih dari alokasi yang diperbolehkan penalti akan dijatuhkan.

“Target ketahanan mesin kami tetap sama. Yakni satu mesin untuk setidaknya lima seri. Dengan demikian, secara teori kami hanya butuh empat mesin per musim untuk masing-masing pembalap,” tandasnya. Dengan target tersebut Mercedes berharap satu mesin ekstra tersebut bisa disimpan untuk balapan-balapan kunci seandainya terjadi kerusakan parah di tengah musim. (JPG)