Milad Ke-2 Ponpes Shohibul Muslimin

0
1344

SERANG – Pondok Pesantren Shohibul Muslimin yang terletak di Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang adalah sekolah menengah yang didirikan oleh Yayasan Shohibul Muslimin dengan bernaung di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

Kehadiran Ponpes Shohibul Muslimin ini sangat dipengaruhi oleh begitu besarnya animo masyarakat terhadap sekolah kejuruan di bidang Pertanian dan Industri di Serang sekaligus tentunya upaya dari Pemerintah Kabupaten Serang dalam memberikan layanan pendidikan yang semakin baik dan terjangkau secara geografis.

Ketua Yayasan Shohibul Muslimin sekaligus Ketua Wilayah Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI) Provinsi Banten Tairman Elon menjelaskan, milad ponpes Shohibul Muslimin dihitung sejak 22 Januari 2017.

“Pada saat itu, pemasangan batu pertama dilakukan oleh Menteri Agama Dr. H. Lukman Hakim Saifuddin Zuhri, hadir pula ketua Umum PP PARMUSI Drs. H. Usamah Hisyam, Dr. H. Bachtiar Chamsyah. SE (Menteri Sosial 2002-2009), Almarhum Djoko Santoso mantan Panglima TNI. Namun milad yang ke-2 di hitung sejak di mulai pondok modernnya di tahun 2019,” jelasnya.

Ia menambahkan, mulanya Ponpes Shohibul Muslimin akan mengadakan pengajian akbar di milad ke-2.

“Seharusnya kita adakan pengajian akbar, yang menjadi rutinits ponpes, karena pandemi, kita hanya gelar kegiatan internal, diharapkan para santri bisa mempelajari dan menguasai ilmu agama, serta bisa diterapkan di dalam bermasyarakat,” tambahnya.

Di Milad ke-2 Ponpes Shohibul Muslimin gelar beberapa rangkaian kegiatan pada Senin, (25/1). Ketua Panitia acara Raffi Taib Muttaqi menjelaskan, kegiatan ini tidak lain untuk mengasah kemampuan santri dalam membaca kitab suci Al-Qur’an.

“Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, beberapa kegiatan kita lakukan diantaranya Syarhir Qur’an, tilawah, dan pengukuhan calon pengurus organisasi pondok pesantren modern (OPPM). Di malam puncak acara ada sedikit penampilan dari santri,” jelasnya saat diwawancara melalui whatsapp.

Raffi berharap, dengan diadakannya beberapa rangkaian kegiatan ini, bisa memotivasi santri untuk menjadi lebih baik.

“Kami berharap, para santri bisa meningkatkan kemampuannya dan semangat dalam menjalankan hafalannya agar membentuk akhlak yang baik,” harapnya. (Fajar)