Minibus Tabrak Tiga Unit Motor

0
1.110 views
Suzuki Ertiga nopol A 1742 BC terperosok ke dalam selokan di depan Perum Gedong Kaloran, Jalan Tb Suwandi, Kelurahan Serang, Kota Serang, Rabu (11/3) pagi.

SERANG – Sebuah minibus hilang kendali dan menghantam tiga unit motor di depan Perumahan Gedong Kaloran, Jalan Tb Suwandi, Kelurahan Serang, Kota Serang, Rabu (11/3) pagi. Kecelakaan itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.

Kecelakaan itu terjadi sekira pukul 04.00 WIB. Saat itu, Suzuki Ertiga nopol A 1742 BC yang dikemudikan Dede Aris melaju cukup kencang dari arah lampu merah Kepandean ke Ciracas, Kota Serang. Tiba di lokasi kejadian mobil hilang kendali dan menabrak tiga unit motor. Yakni Yamaha Mio nopol A 5483 CK, Honda Beat A 5185 BY, dan Yamaha Vega ZR A 6020 LG. Motor berada di depan minibus.

“Mobil baru berhenti setelah masuk ke selokan. Kalau kecepatan sekira 70 kilometer per jam. Ada satu korban jiwa yang meninggal. Dia (korban-red) mengalami luka parah pada bagian kepala karena terbentur tembok,” kata salah satu saksi mata Lilik.

Korban jiwa diketahui bernama Ali Afan. Saat kejadian, korban sedang duduk di motor Yamaha Mio. Warga Kampung Kamalaka, Kelurahan Panggung Jati, Kecamatan Taktakan, Kota Serang tersebut menderita luka parah pada bagian kepala. “Saat kejadian dia (korban-red) sedang nunggu istrinya belanja di warung Mang Ujang. Dia enggak sempat lagi lari karena langsung ditabrak,” kata Lilik.

Sementara untuk dua pemilik motor Honda Beat Kiki Anwar dan Vega ZR Kusno tidak mengalami luka. Keduanya langsung menghindar begitu minibus menghantam motor korban Ali Afan. “Langsung loncat dari motor orangnya,” ujar Lilik.

Selain merenggut korban jiwa kecelakaan tersebut juga menyebabkan penumpang Suhana mengalami luka. Warga Kadupayung, Desa Bama, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang tersebut terkena benturan saat di dalam minibus. “Ada satu yang luka ringan,” kata Lilik.

Diduga Dede Aris dalam pengaruh alkohol saat berkendara. Soalnya, saat diinterogasi, Dede berbincara ngelantur. “Waktu diinterogasi dia enggak connect (nyambung-red). Dia juga kayak hilang kesadaran, berdiri saja harus dipapah,” kata pria yang bekerja sebagai satpam perumahanan ini.

Kasatlantas Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tesyar Rhofadli menduga kecelakaan lantaran Dede Aris tidak konsentrasi saat memacu kendaraan. “Penyebab diduga kurang konsentrasi sehingga oleng ke arah sebelah kanan dan menabrak kendaraan sepeda motor,” kata Tesyar. (mg05/nda/ags)