Pengendara melintasi genangan air di JLS Cilegon
Pengendara melintasi genangan air di JLS Cilegon

CILEGON – Buruknya sistem drainase mengakibatkan adanya genangan di sejumlah titik di ruas Jalan Lingkar Selatan (JLS) seperti yang terpantau Rabu (10/2/2016). Genangan air bahkan terjadi di sejumlah jembatan di JLS, seperti jembatan Cikondang, sehingga mengganggu aktivitas lalu lintas kendaraan di ruas jalan sepanjang 15,7 Kilometer tersebut.

“Kabarnya kan sudah banyak yang dikeluarin buat bikin jalan ini (JLS), tapi tetap saja ada banjir begini,” ujar Dirman (44), salah seorang warga yang melintas. Kendati banjir tidak merata di seluruh ruas jalan, namun ia menilai hal itu dapat mengakibatkan kerusakan jalan beton yang menjadi kebanggaan Pemkot Cilegon itu. “Sebagus-bagusnya beton, kalau terus digenangi air yah bakal hancur juga,” katanya.

Terpisah, Kasie Pembangunan Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cilegon Agus Ahmad tidak menampik kondisi tersebut. Dihubungi melalui telepon genggamnya, Agus mengatakan pihaknya tidak membangun drainase di sepanjang ruas jalan. “Drainase di JLS itu menyebar, total panjangnya (drainase) 12 ribu meter, jadi tidak terbangun merata di seluruh jalan,” ujarnya.

Untuk menanggulangi genangan air akibat musim penghujan yang tengah terjadi saat ini, kata dia, pihaknya tidak dapat berbuat banyak. Pasalnya, tahun ini DPU tidak menganggarkan dana untuk pembangunan drainase. “Tahun ini kita juga tidak bangun drainase, kalau tahun lalu iya. Soalnya tahun ini ada kegiatan pembangunan trotoar bahu jalan (JLS). Tapi kalau kaitan dengan genangan air di jembatan itu, kemungkinan karena ada drainase yang tersumbat. Nanti akan kita perbaiki,” tandasnya. (Devi Krisna)