Minimalisir Konflik, PT KOS Diminta Jalankan Lelang

0
462 views

CILEGON – Kalangan pengusaha meminta manajemen PT Krakatau Osaka Steel (KOS) untuk menerapkan sistem lelang dalam transaksi jual beli Scrap.

Hal itu menyusul adanya konflik antar pengusaha dan masyarakat terkait kegiatan bisnis tersebut.

Aspirasi tersebut salah satunya diungkapkan oleh Direktur PT Mahes Jaya Steel Awara. Menurutnya, konflik sudah terjadi sejak beberapa tahun ke belakang.

Hal itu ia duga karena manajemen PT KOS yang tidak tegas dalam mengambil kebijakan salah satunya kebijakan berikan kesempatan jalin kerjasama kepada perusahaan lokal secara bergiliran.

“Setiap tahunnya selalu seperti itu ( gaduh-red ) di masyarakat. Tahun kemarin perusahaan saya juga pernah mengalaminya, yang harus diperhatikan ini manajemen PT KOSnya yang menurut saya kurang tegas dalam pengambilan kebijakan,” ujarnya, Sabtu (21/11).

Awara yang diketahui sudah belasan tahun bergelut di bisnis Scrap di Kota Cilegon ini menegaskan seharusnya managemen perusahaan patungan antara PT KOS lebih bijak dan menerapkan sistem lelang yang di harapkan dapat meminimalisir terjadinya polemik di kalangan masyarakat.

” Ya seharusnya kenapa tidak nerapin sistem lelang saja yang profesional. Jadi jika ada perusahaan yang kalah harus legowo nah bagi yang menang berkomitmen untuk memperhatikan dan peduli dengan masyarakat,” ungkapnya.

Diketahui, sebelumnya dikabarkan terjadi gesekan antara Ormas Burgade Al-Khairiyah dengan elemen masyarakat yang berada di sekitar PT KOS. Gesekan terjadi karena adanya dugaan monopoli Scrap. (Bam)